Satgas PPA : Pecat Ketua KIP Aceh Timur

REDAKSI 2

- Redaksi

Kamis, 14 Maret 2024 - 15:17 WIB

50399 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Kordinator Satgas Percepatan Pembangunan Aceh ( PPA) Tri Nugroho Panggabean, mendesak pemecatan Ketua KIP Kabupaten Aceh Timur (YS) pasca viralnya video Ketua KIP tersebut bersama seorang caleg perempuan dari salah satu partai Nasional dan seorang pria tenaga operator KIP di dalam kamar sebuah hotel yang diduga hotel tempat berlangsungnya pleno KIP Aceh Timur beberapa waktu lalu.

Menurut Tri, hal itu telah mencoreng citra KPU secara nasional, mencoreng citra KIP Aceh, melingkupi pelanggaran etik, pelanggaran syariat dan mencedrai rasa keadilan berdemokrasi serta mencoreng nama baik Aceh sebagai negeri syariat, khususnya mencoreng nama baik Aceh Timur sebagai daerah religius yang menjunjung tinggi nilai -nilai kesusilaan dan religiusitas.

” Jelas itu melanggar etik, masak Ketua KIP ketemu caleg di dalam kamar hotel, perempuan pula lagi, juga dugaan melanggar ketentuan syariat karena non muhrim bisa sekamar di hotel Idi, meski pun ada 3 orang di dalamnya, sampai detik ini kita belum tahu apa saja yang sebenarnya terjadi, jadi kita desak Ketua KIP dipecat saja,” kata Tri, Kamis, 14 Maret 2024.

Dia juga mendesak penegak hukum di Aceh Timur, terutama Satpol PP dan WH segera melakukan penyelidikan terhadap hotel megah yang diduga menjadi tempat berkumpulnya Ketua KIP Aceh Timur sekamar bersama caleg perempuan tersebut, dan memberi sanksi sesuai ketentuan berlaku.

” Penegak hukum, khususnya Satpol PP dan WH mesti segera melakukan penyelidikan terhadap kasus ini, selidiki hotelnya dan selidiki apa yang sebenarnya terjadi, terutama merunut sejumlah bukti screenshoot video call WA yang menggambarkan keakraban Ketua KIP dengan caleg perempuan tersebut, jadi urusan mereka jelas bukan sekedar di kamar hotel itu saja,” ujar Tri.

Baca Juga :  Disersi hingga Dugaan Jadi Tentara Bayaran, Bripda Muhammad Rio Dicopot dari Status Polisi

Tri mengungkapkan sebelumnya pihaknya juga memperoleh sejumlah informasi tidak sedap seputar dugaan sepak terjang sang Ketua KIP itu di sepanjang pemilu. Dia juga mengungkapkan pihaknya sedang terus melakukan penyelidikan dan menyiapkan pelaporan terkait kasus tersebut.

” Kita banyak dengar informasi mengenai para penyelenggara ini di Aceh Timur, dan kita sedang terus lakukan penyelidikan serta menyiapkan laporan yang diperlukan,” tutup Tri.

Berita Terkait

Disersi hingga Dugaan Jadi Tentara Bayaran, Bripda Muhammad Rio Dicopot dari Status Polisi
Direktur PT Media Harian Daerah, Bapak Kifran, S.H., Berpulang ke Rahmatullah
Nahkoda Baru Penanganan Sosial Aceh: Chaidir di Kursi Plt, Asa IPSM pada Kontinuitas
Dari Solo Ke Tanah Rencong: Menyambut Pimpinan PWI Dengan Peusijuk Menuntut Kebenaran Jurnalistik.
Selamat & Sukses
Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah Resmi Sandang Pangkat Irjen
Truk Tangki CPO Rusak Jalan Nasional, KPA Dorong Investasi Pelabuhan CPO untuk Solusi Jangka Panjang
Paskibraka Gayo Lues: Sebuah Langkah Taktis Menuju Cita-Cita

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:29 WIB

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:44 WIB

Banjir Aceh Utara Diseret ke Pengadilan: Alam Dijarah, Rakyat Dibayar Air

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:10 WIB

Konferensi II PWI Lhokseumawe: Enam Kandidat, Taruhan Marwah Profesi

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:02 WIB

Pascabanjir, Pemkab Aceh Utara Klaim Ekonomi Tetap Aman Inflasi terkendali

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:57 WIB

Serah Terima Huntara Dimulai, Pemulihan Pascabencana Aceh Utara Masih Bertumpu pada Janji

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:07 WIB

Delapan Terpidana Dihukum Cambuk, Syariat Diperlihatkan di Ruang Publik

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sekolah Terbakar, Disdikbud Aceh Utara Janji Bergerak Cepat

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:37 WIB

Aliansi Pers Turun ke Lapangan, Rehab Rekon Pascabanjir Aceh Mulai Diawasi

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB