PPA Sebut Pj.Bupati Aceh Utara Cawe – Cawe Soal Mutasi Pejabat Dan Pengelolaan BUMD

REDAKSI 2

- Redaksi

Rabu, 27 Maret 2024 - 16:33 WIB

501,169 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara – Koordinator Percepatan Pembangunan Aceh (PPA), Tri Nugroho Panggabean Sebut PJ. Bupati Aceh Utara Mahyuzar Cawe – Cawe atau tak serius Soal pengelolaan pada Badan usaha Milik Daerah.

Tri juga menilai, Mahyuzar sebagai kepala Daerah tidak melakukan penyelamatan pada Bank BPR Aceh Utara, padahal pada pada 30 Maret 2023, OJK telah menetapkan BPR Aceh Utara dalam status pengawasan Bank dalam penyehatan.

Hal itu dengan pertimbangan tingkat kesehatan yang dinilai Predikat tidak sehat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Namun nyatanya, PJ.Bupati Aceh Utara tidak melakukan Fight untuk mempertahankan BUMD tersebut dengan melakukan pendekatan maupun penekanan pada direksi Bank, “Ungkap Tri Nugroho Panggabean pada Rabu (27/03/2024).

Selain itu, Tri menduga, bahwa PJ. Bupati Mahyuzar memutasi beberapa pejabat lingkungan pemkab dengan tujuan interpensi Pejabat terkait untuk mewujudkan hasratnya.

“Proses mutasi para pejabat di beberapa eselon diduga juga dilakukan untuk mengintervensi para pejabat untuk tidak melawan dengan keputusannya dalam mewujudkan hasrat kepemimpinan bagi dirinya,” jelasnya.

Baca Juga :  549 Desa Di Aceh Utara Belum Lunasi Pajak Daerah

Tri melanjutkan, PJ Bupati juga mengancam PT. Bank Aceh karena tidak menyertakan modal untuk PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Aceh Utara dengan menarik saham Aceh Utara pada Bank lokal provinsi Aceh tersebut.

“memang tak salah Pak Mahyuzar, tapi seharusnya dia tahu bahwa BPR merupakan bank konvensional, sedangkan PT Bank Aceh merupakan bank Syariah, otomatis menurut Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 Tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS) yang telah efektif berlaku pada Januari 2002 itu tidak bisa,” jelas Tri Nugroho lagi.

Masih tri,” kenapa PJ. Bupati Mahyuzar tidak mencari cara lain dengan menempatkan Investasi dari kabupaten sendiri, mengingat potensi Aceh Utara sangat besar dengan 852 Desa, dan beberapa perusahaan Rakasa, bahkan tidak ada usaha dari pemkab untuk mengkonversi BPR ke Syariah, tentunya ini patut dipertanyakan,” jelasnya.

Baca Juga :  Meledak, Gelar Santunan Anak Yatim dan Orasi Politik Fachrul Razi Siap Perjuangkan Nasib Ibu-Ibu dan Nelayan di Pesisir Lhokseumawe

Ia juga menyinggung tentang PT. Bina Usaha yang juga merupakan Badan Usaha Milik Daerah Aceh Utara yang diduga hingga saat ini masih belum ada kejelasan tentang laporan pendapatan Asli daerah (PAD), bahkan kabarnya belum menghasilkan pendapatan untuk kabupaten Aceh Utara.

“Padahal, pengutipan retribusi dari sewa menyewa pasar los lancar-lancar saja, seperti dari sejumlah kios di Pasar Inpres Lhokseumawe. Lalu kemana mengalir uang tersebut setiap tahunnya dari pengutipan retribusi?, kenapa pak Mahyuzar tak pernah bahas akan hal itu,“ tanya Tri Nugroho Heran.

Ia berharap, kepada Kementerian Dalam Negeri dan pihak terkait untuk mengevaluasi kinerja Penjabat. Bupati Aceh Utara tersebut, karena dinilai tak mau menerima masukan dari siapa pun termasuk jajaran pengelola BUMD dan beberapa eselon terkait. [Tim]

Berita Terkait

Assalamualaikum, Semoga silaturahmi terus Terjaga Amin
Senjata Ilegal Beredar, Polres Lhokseumawe Tangkap Dua Orang, Satu Buron
Sampah Dibalas Sanksi, TNI Ultimatum Warga Kuta Makmur: Denda Rp50 Juta atau Penjara
1,5 Kg Sabu Digagalkan di Lhokseumawe, Satu Kurir Tertangkap, Tiga Orang Masuk DPO
Ruko Kain di Tanah Jambo Aye Dilalap Api, Kerugian Tembus Rp3 Miliar
Polisi Usut Dugaan Penyelewengan Dana PIP di SDN 3 Nibong, Indikasi Penahanan Hak Siswa Mencuat
Harapan di Tengah Kekeringan, Warga Alue Bili Geulumpang Menunggu Solusi Pemerintah
FPG Aceh Utara, Perkuat Sinergi Wartawan di Tingkat Gampong

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:01 WIB

Baru 2 Minggu Menjabat, Kasat Reskrim Polres Sumbawa Bongkar Mafia LPG Oplosan

Kamis, 16 April 2026 - 20:32 WIB

Dandim 1607/Sumbawa: Pembangunan Jembatan Garuda Wujud Nyata Kepedulian TNI untuk Rakyat

Kamis, 16 April 2026 - 20:19 WIB

Malam Hari Tetap Siaga, Koramil Alas Perkuat Pengamanan Lingkungan

Kamis, 16 April 2026 - 19:47 WIB

‎Koramil 1607-09/Utan Dukung Penuh Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu

Kamis, 16 April 2026 - 11:18 WIB

Satlantas Polres Sumbawa Konsisten Razia, Kenalpot Brong Terus Dijaring

Rabu, 15 April 2026 - 19:58 WIB

Sisir Titik Rawan, Koramil Empang Perkuat Keamanan Wilayah

Rabu, 15 April 2026 - 19:51 WIB

Transparan dan Aman, Babinsa Alas Pastikan Pembayaran Gabah Tepat Sasaran

Rabu, 15 April 2026 - 19:44 WIB

‎Sinergi Kuat di Moyo Hilir, Tata Tanam MK I 2026 Siap Dilaksanakan ‎

Berita Terbaru

KARIMUN KEPRI

Bupati Karimun  Hadiri Halal Bihalal di Kantor BP Kawasan

Jumat, 17 Apr 2026 - 11:17 WIB