Rakor Tetapkan Jadwal Turun ke Sawah 10 Kecamatan di Langkahan

REDAKSI 2

- Redaksi

Senin, 4 Maret 2024 - 16:05 WIB

50328 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lhoksukon –  Jadwal turun ke sawah pada musim tanam April – September 2024 untuk sejumlah kecamatan di Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Timur, ditetapkan dalam Rapat Koordinasi lintas sektor yang berlangsung di aula Kantor Camat Langkahan, Senin, 4 Maret 2024.

Rapat tersebut dipimpin oleh Plt Camat Langkahan Muzakkir, SE, dimaksudkan untuk mengatur dan menjadwalkan musim tanam gadu (MTG) tahun 2024, khususnya untuk areal persawahan di Daerah Irigasi (DI) Jambo Aye yang mengaliri tujuh kecamatan di Kabupaten Aceh Utara dan tiga kecamatan di Kabupaten Aceh Timur.
Plt Camat Langkahan Muzakkir, SE, mengatakan pertemuan lintas sektor itu digelar atas arahan dari Pj Bupati Aceh Utara Dr Mahyuzar, MSi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Persoalan pertanian, khususnya terkait dengan jadwal turun ke sawah mendapat perhatian serius dari Pj Bupati Mahyuzar, mengingat pentingnya ketersediaan pangan masyarakat. Lebih-lebih lagi dengan melonjaknya harga beras di pasaran yang sering berkaitan langsung dengan indeks inflasi daerah. Pun saat ini telah memasuki musim kemarau, di mana ketersediaan air irigasi untuk areal pertanian harus benar-benar mendapat perhatian serius.

Muzakkir mengatakan dalam rapat tersebut telah ditetapkan jadwal Musim Tanam Gadu (MTG) tahun 2024 di DI Jambo Aye yang meliputi areal sawah di 10 kecamatan, baik untuk areal di sisi kiri dengan luas areal 19.360 hektar, maupun di sisi kanan dengan luas areal 3.028 hektar. “Alhamdulillah, acara berjalan lancar dan sukses, di mana jadwal musim tanam atau mulai turun ke sawah kita tetapkan pada 1 April 2024,” ungkap Muzakkir.

Baca Juga :  Meriahkan Kampanye Ganjar-Mahfud, SIGAP Aceh Utara Gelar Lomba Tunang Layang

Dengan adanya jadwal MTG yang telah disepakati bersama lintas sektor diharapkan semua petani dapat mematuhinya, sehingga jika terdapat kendala-kendala di lapangan dapat segera dicarikan solusinya. Hal ini sangat berkaitan dengan pasokan air irigasi ke sawah, atau jadwal pembukaan pintu induk saluran irigasi, yang tentu saja akan disesuaikan dengan masa tanam.

Areal sawah DI Jambo Aye tersebar di tujuh kecamatan dalam wilayah Aceh Utara meliputi Kecamatan Langkahan, Jambo Aye, Seunuddon, Baktiya, Baktiya Barat, Lhoksukon, dan Lapang, serta tiga kecamatan di wilayah Aceh Timur meliputi Kecamatan Madat, Pante Bidari dan Simpang Ulim.

Dikatakan, dengan dibukanya pintu air dari Bendung Langkahan petani yang berada di DI irigasi Jambo Aye sudah dapat melakukan aktivitasnya kembali untuk menggarap sawah, setelah sebelumnya mengakhiri masa panen. Pintu air induk akan dibuka hingga empat bulan sesuai dengan jadwal MTG 2024 yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Dalam Rangka HAB ke 78, Kemenag Aceh Utara Sukses Gelar Zikir Bersama, Diikuti Ribuan ASN

Terkait dengan jadwal MTG tersebut, juga akan disampaikan kepada semua Keujruen Blang yang ada di setiap kecamatan. Hal tersebut bertujuan agar para petani dapat mempersiapkan segala sesuatu, seperti membersihkan saluran irigasi di sawah, agar proses suplai air ke sawah tidak terkendala.
Pj Bupati Aceh Utara Dr Mahyuzar, MSi, menyampaikan apresiasi atas dilaksanakannya rapat koordinasi untuk menentukan jadwal MTG 2024 di wilayah DI Jambo Aye. Hal itu sangat strategis, merupakan salah satu indikator penting untuk menjaga ketersediaan beras sebagai kebutuhan pangan pokok masyarakat.

“Kami sampaikan apresiasi atas inisitif dan semua kesepakatan rapat yang telah dicapai oleh seluruh komponen terkait jadwal MTG di kawasan DI Langkahan,” ungkap Mahyuzar.

Selain Plt Camat Langkahan, rapat tersebut juga turut dihadiri oleh pejabat dari Dinas PUPR Aceh Utara, Dinas Pertanian dan Pangan, seluruh unsur pejabat Muspika dari 10 kecamatan, para Keujruen Blang, dan tokoh-tokoh petani setempat. [SR.02]

Berita Terkait

SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya
Hardiknas Tanpa Basa-basi: Dua Sekolah di Geureudong Pase Tinggalkan Seremoni Kosong, Pilih Makna

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 20:37 WIB

Dekat dengan Rakyat, Koramil Moyo Hulu Turun Langsung Jaga Keamanan Lingkungan

Senin, 1 Juni 2026 - 20:33 WIB

Akses dan Ekonomi Warga Segera Meningkat, Pembangunan Jembatan Garuda Kian Pesat

Senin, 1 Juni 2026 - 18:36 WIB

Aksi Besar PPS Dimulai 2 Juni, Pelabuhan Poto Tano Terancam Lumpuh Total

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:31 WIB

‎Koramil 1607-12/Moyo Hilir Tingkatkan Pengawasan Wilayah Melalui Patroli Malam Rutin

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:27 WIB

TNI dan Warga Gotong Royong Siapkan Pembangunan Dua Jembatan Armco di Dusun Kapassari

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:43 WIB

Komsos Humanis Babinsa Pukat, Bangun Kepedulian Warga terhadap Kebersihan dan Kamtibmas

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:43 WIB

Polsek Labangka Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Di Dua TKP ‎

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:03 WIB

Cegah Gangguan Keamanan dan Provokasi Digital, Koramil 1607-06/Lape Lopok Aktif Sambangi Warga Malam Hari

Berita Terbaru