Kasus Korupsi Dam Kali Bentak Blitar Terus Memanas, Mantan Anggota TP2ID Ditahan

KORWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Jumat, 26 September 2025 - 08:44 WIB

50381 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLITAR — Alur kasus dugaan korupsi proyek Dam Kali Bentak di Kabupaten Blitar semakin kompleks setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Blitar kembali menetapkan satu tersangka baru. Penahanan ini memperluas lingkaran kasus yang sebelumnya telah menjerat sejumlah pejabat dan rekanan.

Tersangka terbaru, yang diidentifikasi dengan inisial AMZ, merupakan mantan anggota Tim Percepatan Pembangunan dan Inovasi Daerah (TP2ID) pada era Bupati Blitar, Rini Syarifah.

AMZ, yang diketahui memenuhi panggilan penyidik Kejari pada Kamis, 25 September 2025, langsung digelandang ke Lapas Kelas IIB Blitar usai menjalani pemeriksaan intensif.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penetapan status tersangka ini menandai babak baru dalam upaya pengusutan kasus yang merugikan negara sebesar Rp 512,4 juta.

Peran AMZ di Balik Pusaran Korupsi
Kepala Seksi Intelijen Kejari Blitar, Diyan Kurniawan, menjelaskan bahwa peran AMZ dalam kasus ini tidak sebatas figur pelengkap.

Dari hasil penyelidikan, AMZ diduga aktif terlibat dalam dua modus utama, yaitu menerima aliran dana dan mengondisikan proyek sejak awal.

Baca Juga :  Grand Opening Azana Style Hotel Tulungagung Menawarkan Kemewahan dan Kenyamanan di Pusat Kota

Menurut Diyan, peran AMZ sangat signifikan dalam rantai kejahatan ini. Salah satu temuan krusial adalah adanya aliran dana dari AMZ ke MM, kakak kandung dari mantan Bupati Blitar Rini Syarifah, yang sebelumnya juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

Keterlibatan AMZ ini memperkuat dugaan adanya praktik setoran ke pihak-pihak di luar struktur pemerintahan yang sah.
“AMZ tidak berdiri sendiri.

Ada peran aktif yang teridentifikasi, salah satunya menyetorkan uang ke MM,” ujar Diyan.

Jaringan Korupsi yang Terstruktur
Penetapan AMZ menambah panjang daftar tersangka dalam kasus Proyek Dam Kali Bentak. Total, sudah ada tujuh orang yang terlibat, termasuk:

MB, Direktur CV Cipta Graha Pratama
HS, Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Blitar
MI, tenaga administrasi CV Cipta Graha Pratama

HB, Kepala Bidang SDA Dinas PUPR Kabupaten Blitar
MM, anggota TP2ID
Dicky Cubandono, mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Blitar (ditetapkan pekan lalu). AMZ, mantan anggota TP2ID (tersangka terbaru).

Baca Juga :  21 Kepala SMP Digeser, Dua Sekolah Masih Kosong: Rotasi Kepala Sekolah Jangan Berhenti pada Sekadar Tukar Kursi

Modus operandi yang terkuak menunjukkan bahwa kasus ini bukan sekadar penyalahgunaan anggaran biasa, melainkan sebuah jaringan korupsi terstruktur dengan indikasi kuat pengondisian proyek. Pola ini melibatkan kolaborasi antara pejabat, rekanan, dan pihak-pihak yang memiliki pengaruh di luar struktur formal.

Kasus ini menjadi sorotan karena proyek pembangunan Dam Kali Bentak yang sejatinya bertujuan untuk irigasi dan kesejahteraan masyarakat justru disalahgunakan dananya.

“Setiap Rupiah uang Negara yang diselewengkan adalah kerugian nyata bagi Rakyat,” tegas Diyan Kurniawan, menggarisbawahi dampak kerugian yang diderita publik.

Kejari Blitar berkomitmen untuk terus membongkar kasus ini hingga tuntas, tidak hanya mengejar kerugian materiil, tetapi juga memastikan semua aktor yang terlibat dalam “bancakan” dana rakyat ini menerima konsekuensi hukumnya. [Mujani]

Berita Terkait

21 Kepala SMP Digeser, Dua Sekolah Masih Kosong: Rotasi Kepala Sekolah Jangan Berhenti pada Sekadar Tukar Kursi
RAPBD 2027 dan Perubahan APBD 2026 Tulungagung Disorot: Pendapatan Turun, Belanja Naik, Publik Menanti Bukti Manfaat Anggaran
RSUD Campurdarat Matangkan Layanan CT-Scan, Akses Diagnosis Warga Tulungagung Selatan Diproyeksikan Lebih Dekat
Dugaan Tata Kelola KPRI Sejahtera Mengemuka, Pengurus Persilakan Audit dan Buka Ruang Klarifikasi Semua Pihak
Anak Tak Boleh Hanya Menjadi Penonton, Tulungagung Dorong Generasi Muda Masuk Panggung Pembangunan
Ujian Seleksi Perangkat Desa Tawangsari Digelar Terbuka, Integritas dan Kompetensi Jadi Penentu
Empat Pimpinan DPRD Tulungagung Dipanggil KPK, Penelusuran Dugaan Pemerasan Gatut Sunu Masuki Babak Baru
Dugaan Pengadaan LKS di MIN 1 Trenggalek Kian Menggantung, Keterangan Sekolah dan Komite Berbeda, DPRD Minta Audit Menyeluruh

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:27 WIB

‎Perkuat Kehadiran di Wilayah Binaan, Babinsa Jorok Dampingi Bantuan Pangan ‎

Rabu, 16 September 2026 - 08:19 WIB

Dari Lunyuk Ode, Semangat Qur’ani Tumbuhkan Generasi Berintegritas dan Berakhlak Mulia

Selasa, 15 September 2026 - 20:16 WIB

‎Jelang Musim Tanam, Babinsa Kakiang Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Karhutla

Selasa, 15 September 2026 - 20:05 WIB

Mencegah Sebelum Menjadi Bencana, Koramil 1607-07/Lunyuk Edukasi Warga tentang Risiko Kebakaran

Selasa, 15 September 2026 - 20:00 WIB

‎Babinsa Labuhan Ijuk Hadir di Tengah Musdes, Dukung Pembangunan Desa Berbasis Kebutuhan Masyarakat ‎

Selasa, 15 September 2026 - 19:55 WIB

Dari Kebijakan ke Masyarakat, Babinsa Kalimango Kawal 577 KK Terima Bantuan Beras

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Beras untuk Ketahanan Keluarga, Babinsa Baru Perkuat Sinergi dalam Penyaluran Bantuan Pangan Bapanas

Selasa, 15 September 2026 - 19:35 WIB

Danposramil Lape-Lopok Hadiri Penutupan Turnamen Kades Cup II Desa Pungkit

Berita Terbaru