Baru Diperbaiki, Jalan Lintas Nasional di Lhokseumawe Masih Dipenuhi Lubang Maut

REDAKSI

- Redaksi

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 09:43 WIB

50183 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lhokseumawe | Meski baru saja mendapat sentuhan perbaikan, kondisi Jalan Lintas Nasional yang melintasi Kota Lhokseumawe kembali menuai sorotan. Sejumlah titik di ruas jalan tersebut masih tampak dipenuhi lubang menganga, bak jebakan maut yang siap menanti korban, terutama pengguna kendaraan roda dua, Sabtu 2/8/2025.

Pantauan di lapangan, kerusakan paling mencolok terlihat di kawasan jalan Elak dari jembatan yang sedang dibangun sampai ke pos Kompi Brimob. Meski beberapa permukaan aspal sempat ditambal, namun lubang baru justru bermunculan di titik lain. Upaya tambal-sulam yang dilakukan terkesan asal jadi dan tidak menyentuh akar persoalan.

Baca Juga :  Tim Srena dan Baharkan Polri Cek Kelayakan Pembentukan Satpolairud Polres Aceh Utara

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini sangat membahayakan. Malam tadi nyaris saya jatuh karena lubang di tengah jalan tidak terlihat jelas. Padahal katanya baru diperbaiki,” ujar , warga setempat yang saban hari melintas menuju tempat kerjanya.

PPK Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh, wilayah Lhokseumawe, Isnanda saat dikonfirmasi via WhatsApp pribadinya mengatakan, kerusakan dilokasi jalan Elak akan segera ditangani oleh penyedia jasa” jawabnya singkat.

Baca Juga :  Kapolres Aceh Utara Hadiri Upacara Peringatan HUT TNI ke-79 di Lapangan Jenderal Sudirman

Ironisnya, proyek perbaikan jalan ini sebelumnya sudah menyedot anggaran negara yang tak sedikit. Namun hasilnya justru menimbulkan pertanyaan publik soal mutu pengerjaan dan pengawasan dari instansi terkait.

Kondisi ini sebagai bentuk kegagalan manajemen infrastruktur.
Perbaikan jalan seharusnya dilakukan secara menyeluruh dan berbasis data kerusakan, bukan sekadar tambal cepat untuk meredam keluhan sesaat.( Muh)

Berita Terkait

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis
R3P Diserahkan, Pemulihan Aceh Utara Diuji: Jangan Berhenti di Meja Birokrasi
Banjir Aceh Utara Diseret ke Pengadilan: Alam Dijarah, Rakyat Dibayar Air
Konferensi II PWI Lhokseumawe: Enam Kandidat, Taruhan Marwah Profesi
Pascabanjir, Pemkab Aceh Utara Klaim Ekonomi Tetap Aman Inflasi terkendali
Serah Terima Huntara Dimulai, Pemulihan Pascabencana Aceh Utara Masih Bertumpu pada Janji
Delapan Terpidana Dihukum Cambuk, Syariat Diperlihatkan di Ruang Publik
Sekolah Terbakar, Disdikbud Aceh Utara Janji Bergerak Cepat

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:07 WIB

Retret PWI 2026 Teguhkan Peran Pers sebagai Penjaga Ketahanan Informasi Bangsa

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB