Bau Korupsi di Dinas Pendidikan Tulungagung? Dana BOSDA Tak Tersalurkan, Pegiat Antikorupsi Murka!

REDAKSI

- Redaksi

Sabtu, 5 Juli 2025 - 06:31 WIB

50692 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung/Jatim – Aroma tak sedap dugaan korupsi menyelimuti Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung. Dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) dari APBD yang seharusnya menyokong pendidikan lokal, diduga kuat tidak disalurkan secara semestinya.

Kecurigaan ini kian menguat setelah sesi dengar pendapat (hearing) di DPRD Tulungagung yang justru menimbulkan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban.

 

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hearing yang berlangsung di ruang aspirasi DPRD ini dihadiri oleh perwakilan Komisi A DPRD, petinggi Dinas Pendidikan, serta para pejuang antikorupsi seperti Perkumpulan Komunitas Tulungagung Peduli (PKTP), BADAK, dan LSM Cakra.

Suasana memanas ketika Ketua PKTP, Susetyo Nugroho, membeberkan sejumlah dokumen APBD Perubahan (APBD-P) 2024 yang menjadi dasar kecurigaan.

Baca Juga :  Bersih Desa Picisan, Wujud Syukur dan Kekompakan Masyarakat

“Kami menemukan kejanggalan serius! Ada ketidakselarasan mencolok antara dana BOS dari pusat dan dana BOS yang tercantum di APBD-P. Belum lagi perbedaan perlakuan antara sekolah negeri dan swasta, serta adanya sisa anggaran BOS yang menggantung tanpa kejelasan,” ungkap Susetyo dengan nada geram, Jum’at (04/07/2025).

“Jawaban yang kami terima sama sekali tidak memuaskan!”

Lebih jauh, Susetyo menuding keras adanya “duplikasi anggaran” yang sengaja menumpang pada dana BOS Pusat. “Yang bikin konyol, dana yang dikelola sekolah hanya dari BOS Pusat yang langsung masuk rekening mereka. Ini jelas indikasi kuat korupsi di Tulungagung!” serunya, menunjuk langsung ke masalah tersebut.

Baca Juga :  Terkait Persoalan Rumah Sakit Mardi Waloyo, Santoso Wali Kota Blitar Ikut Mantau.

Melihat situasi ini, Ketua Komisi A DPRD Tulungagung sebagai pimpinan sidang, langsung memberikan ultimatum satu minggu kepada Dinas Pendidikan untuk memberikan klarifikasi yang transparan dan memuaskan. “Diduga kuat telah terjadi indikasi duplikasi BOS dari masalah ini,” ujar pimpinan sidang.

Plt Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, Endra Kusriawan, hanya bisa memberikan janji singkat. “Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung akan mengambil langkah-langkah dan menjelaskan permasalahan tersebut untuk satu minggu ke depan,” ucapnya.

Masyarakat Tulungagung kini menantikan dengan harap-harap cemas. Apakah janji seminggu ke depan akan membawa pencerahan atau justru memperpanjang daftar pertanyaan publik tentang integritas pengelolaan anggaran pendidikan di daerah mereka?. [Hartanto]

Berita Terkait

21 Kepala SMP Digeser, Dua Sekolah Masih Kosong: Rotasi Kepala Sekolah Jangan Berhenti pada Sekadar Tukar Kursi
RAPBD 2027 dan Perubahan APBD 2026 Tulungagung Disorot: Pendapatan Turun, Belanja Naik, Publik Menanti Bukti Manfaat Anggaran
RSUD Campurdarat Matangkan Layanan CT-Scan, Akses Diagnosis Warga Tulungagung Selatan Diproyeksikan Lebih Dekat
Dugaan Tata Kelola KPRI Sejahtera Mengemuka, Pengurus Persilakan Audit dan Buka Ruang Klarifikasi Semua Pihak
Anak Tak Boleh Hanya Menjadi Penonton, Tulungagung Dorong Generasi Muda Masuk Panggung Pembangunan
Ujian Seleksi Perangkat Desa Tawangsari Digelar Terbuka, Integritas dan Kompetensi Jadi Penentu
Empat Pimpinan DPRD Tulungagung Dipanggil KPK, Penelusuran Dugaan Pemerasan Gatut Sunu Masuki Babak Baru
Dugaan Pengadaan LKS di MIN 1 Trenggalek Kian Menggantung, Keterangan Sekolah dan Komite Berbeda, DPRD Minta Audit Menyeluruh

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:27 WIB

‎Perkuat Kehadiran di Wilayah Binaan, Babinsa Jorok Dampingi Bantuan Pangan ‎

Rabu, 16 September 2026 - 08:19 WIB

Dari Lunyuk Ode, Semangat Qur’ani Tumbuhkan Generasi Berintegritas dan Berakhlak Mulia

Selasa, 15 September 2026 - 20:16 WIB

‎Jelang Musim Tanam, Babinsa Kakiang Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Karhutla

Selasa, 15 September 2026 - 20:05 WIB

Mencegah Sebelum Menjadi Bencana, Koramil 1607-07/Lunyuk Edukasi Warga tentang Risiko Kebakaran

Selasa, 15 September 2026 - 20:00 WIB

‎Babinsa Labuhan Ijuk Hadir di Tengah Musdes, Dukung Pembangunan Desa Berbasis Kebutuhan Masyarakat ‎

Selasa, 15 September 2026 - 19:55 WIB

Dari Kebijakan ke Masyarakat, Babinsa Kalimango Kawal 577 KK Terima Bantuan Beras

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Beras untuk Ketahanan Keluarga, Babinsa Baru Perkuat Sinergi dalam Penyaluran Bantuan Pangan Bapanas

Selasa, 15 September 2026 - 19:35 WIB

Danposramil Lape-Lopok Hadiri Penutupan Turnamen Kades Cup II Desa Pungkit

Berita Terbaru