Setiap Musim Penghujan, Kondisi SDN Suak Jampak Langganan Banjir. Pemerintah Daerah Diminta Segera Ambil Tindakan Cepat.

KABIRO SUBULUSSALAM- ACEH SINGKIL

- Redaksi

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 08:12 WIB

50479 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam – Hujan deras yang berlangsung selama beberapa hari terakhir membuat sejumlah kawasan di Desa Suak Jampak, Kecamatan Rundeng, terendam banjir.

Salah satu lokasi yang terkena dampak parah adalah SD Negeri Suak Jampak, di mana genangan air setinggi satu meter memasuki ruang guru dan ruang kelas pada Sabtu, (12/10/2024).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat kondisi yang tidak memungkinkan untuk kegiatan belajar mengajar, pihak sekolah terpaksa meliburkan semua siswa untuk sementara waktu.

Banjir yang mulai terjadi pada Kamis malam 10 – Oktober- 2024 kemaren, membuat kepala sekolah dan guru kerepotan dalam mengamankan sejumlah peralatan sekolah.

Baca Juga :  SDN Jabi-Jabi Butuh Perhatian Serius Pemerintah Kota Subulussalam Pasca Banjir 2024

Meskipun mereka berusaha keras, beberapa peralatan seperti buku raport dan buku pelajaran tetap basah terendam air.

“Sejak kemarin malam sampai sekarang hujan terus, terpaksa segala aktivitas kegiatan belajar diliburkan dulu. Banjir seperti ini selalu jadi langganan setiap kali musim hujan,” Kata Kepala Sekolah SDN Suak Jampak,ujar Agusriandi, S.Pd.

Agusriandi,S,Pd,menambahkan, bahwa banjir di SDN Suak Jampak sudah terjadi berkali-kali selama tahun 2024, namun kali ini air mencapai ketinggian hingga sepinggul orang dewasa.

“SDN Suak Jampak memang sudah menjadi langganan banjir setiap musim hujan, mengingat kondisi sekolah yang terlalu dekat dengan Sungai Lae Souraya. Semoga air cepat surut supaya aktivitas sekolah bisa berjalan kembali,” tutup Agusriandi, S.Pd.

Baca Juga :  Dukungan Penuh Aliansi Sadakata Menguatkan Wali Kota Subulussalam Menyelesaikan Konflik Tenurial

Kondisi ini menuntut perhatian dari pihak terkait untuk mencari solusi jangka panjang agar sekolah dan siswa tidak terus-menerus terdampak banjir di masa mendatang.

Pantauan Media ini, semua ruang kelas terendam banjir, termasuk delapan ruang kelas, ruang kepala sekolah, ruang tata usaha (TU), unit kesehatan sekolah (UKS), dan ruang kurikulum. [ER.K]

Berita Terkait

Surat Mutasi ASN Diduga Palsu, BKPSDM Subulussalam Minta Aparat Usut Pelaku Penyebar Hoaks
Pokir DPRK Subulussalam: Antara Kepentingan Publik dan Bayang-Bayang Transaksi Politik
Bayang-Bayang Mafia Tanah di Lahan Transmigrasi Longkib, Negara Diuji Menegakkan Aturan
Sengketa Lahan Longkib Kian Membara, Dugaan Pemalsuan AJB hingga Tindak Pidana Lain Menguat, Penegakan Hukum Diuji
Sengketa 50 Hektar di Longkib Memanas, Nama Ketua Apkasindo Aceh Terseret, Dugaan Pelanggaran Regulasi Mengemuka
Janji yang Diuji Waktu, Kepemimpinan yang Ditagih Publik
Kanopi Ambruk, Integritas Proyek Dipertanyakan
Menjelang Idulfitri, Mantan Wali Kota dan Ketua DPRK Subulussalam Beri Perhatian kepada Rekan Media dan LSM

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:38 WIB

Mobil Curian Ditemukan di Aceh Tenggara, Pelaku Masih Misterius

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:44 WIB

Menteri Kependudukan Dan Pembangunan Keluarga Republik Indonesia Tinjau Posyandu dan Rumah Gizi di Batu Mbulan

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:12 WIB

Mentri Wihaji Tinjau Posyandu dan Rumah Gizi di Batu Mbulan, Pastikan Upaya Pencegahan Stunting Berjalan Efektif

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:55 WIB

Empat Rumah Warga di Desa Seri Muda Hangus Terbakar, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:13 WIB

Relawan Aceh Selatan Gagas Program “Titip Alat Bantu Jalan”, Gerakan Sosial untuk Bantu Pasien Kembali Melangkah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:37 WIB

Satreskrim Polres Aceh Selatan Selesaikan Perkara KDRT Melalui Restorative Justice

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:35 WIB

Satreskrim Polres Aceh Selatan Selesaikan Perkara KDRT Melalui Restorative Justice

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:09 WIB

Harimau Sumatera Muncul Berulang di Blangpegayon, Warga Cemas dan Pertanyakan Kesiapan Mitigasi Satwa Liar

Berita Terbaru