Polda Metro Jaya Akhirnya Ungkap Kematian Diplomat Kemlu, Berkat Pendekatan Ilmiah dan Multidisipliner

REDAKSI

- Redaksi

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:06 WIB

50358 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Teka-teki di balik kematian ADP (39), seorang diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang ditemukan tak bernyawa di sebuah kamar kos di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, akhirnya terungkap.

Setelah penyelidikan intensif yang melibatkan para pakar dari berbagai disiplin ilmu, Polda Metro Jaya secara resmi mengumumkan kesimpulan akhir kasus yang sempat menjadi sorotan publik ini.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan bahwa penyelidikan dilakukan dengan pendekatan scientific crime investigation. Ini adalah komitmen Polri dalam mengungkap kebenaran secara profesional dan transparan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui kerja sama lintas profesi ini, penyidik berhasil mengurai secara rinci penyebab serta konteks di balik kematian ADP,” ujarnya dalam konferensi pers, Kamis (31/7/2025).

Baca Juga :  Kapolres Gayo Lues Bersama Forkopimda Hadiri Acara Semarak Seni Negeri Antara Di Bale Musara

Ade Ary menegaskan, keterlibatan para ahli menjadi kunci penting. Pendekatan multidisipliner menjadi dasar dalam menemukan titik terang dari berbagai aspek. Penyidik menggandeng ahli untuk memeriksa kondisi psikologis korban, melacak jejak digital, menganalisis toksikologi, menelaah hasil autopsi, hingga mengidentifikasi sidik jari yang ditemukan di tempat kejadian perkara.

Semua data dan analisis dari para ahli itu kemudian disatukan untuk membentuk kesimpulan yang utuh dan objektif.
ADP terakhir kali terlihat pada Senin (7/7) lalu di rooftop Gedung Kemlu RI selama lebih dari satu jam. Ia kemudian meninggalkan tas ransel dan kantong belanja di tangga gedung sebelum akhirnya ditemukan tewas keesokan paginya di kamar kosnya.

Baca Juga :  Akibat Hujan Jalan Blangkejeren Via Takengon Tertutup Material Pasir. Kapolsek Rikit Gaib Berkoordinasi Dengan PT. Lembah Alas Agar Segera Dibersihkan

Saat ditemukan, jenazah korban dalam kondisi mengenaskan, dengan wajah terbungkus plastik dan dililit lakban kuning. Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa sedikitnya 24 orang saksi, termasuk istri korban dan penjaga kos yang menemukan jenazah.

Polda Metro Jaya menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Mereka juga menegaskan bahwa seluruh langkah dalam pengungkapan kasus ini dilakukan secara profesional, proporsional, serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Kasus kematian ADP menjadi contoh bagaimana sinergi antara aparat penegak hukum dan para ahli dapat menghadirkan kejelasan dan keadilan dalam proses penyelidikan,” tutup Ade Ary. Ini menjadi wujud nyata reformasi kinerja kepolisian dalam menangani kasus-kasus sensitif dan kompleks. []

Berita Terkait

Ketika Luka Alam Belum Mengering di Tanah Gayo Lues
Marak Penipuan Kartu Perdana Telkomsel di Facebook, Konsumen Gayo Lues Jadi Korban
Banjir Bandang Gayo Lues: Luka Alam yang Belum Sembuh, Kewaspadaan yang Tak Pernah Usai
Wakapolres Gayo Lues Pimpin Kegiatan Bhakti Sosial Di Desa Pining, Berikut Videonya
Wakapolres Gayo Lues Pimpin Pergantian Pasukan Bakti Sosial di Kampung
Lewat Program Polri Peduli, Sumur Bor Dibangun di Masjid Al Ikhlas Desa Rigeb
Jembatan Gantung Pepalan Putus Saat Hujan Deras, Dua Warga Dilaporkan Hanyut
Mendidik Dengan Hati: Pola Asuh Cerdas Era Digital Di Gayo Lues

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:07 WIB

Retret PWI 2026 Teguhkan Peran Pers sebagai Penjaga Ketahanan Informasi Bangsa

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB