Kadis Perkim Karimun Gagal Total, JARAK Desak Bupati Copot Jabatan

SAJIRUN SARAGIH

- Redaksi

Selasa, 17 Juni 2025 - 12:30 WIB

50320 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun/Kepri – Ketua PAC Jaringan Aspirasi Rakyat (JARAK) Kabupaten Karimun, Arman Suandi Purba, SH, mengungkapkan kekecewaan mendalam terhadap kinerja Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kadis Perkim) Kabupaten Karimun, M. Zulpan. Menurut Arman, Zulpan dinilai tidak profesional dan tidak mampu menjalankan tugasnya sebagai kepala dinas dengan baik.

Arman menjelaskan bahwa pihaknya telah berulang kali melakukan konfirmasi dan klarifikasi terkait jasa konsultasi perencanaan kepada Kadis Perkim, namun tidak pernah mendapatkan jawaban yang pasti dan memuaskan. “Kami sudah berulang kali konfirmasi tentang jasa konsultasi perencanaan tahun anggaran 2022-2024, tapi tidak pernah dijawab dengan jelas dan transparan,” ujar Arman dengan nada kritis.

Situasi menjadi semakin ironis ketika Kadis Perkim mengirimkan undangan untuk klarifikasi penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) dari pengembang ke pemerintah daerah, sementara JARAK sedang menunggu jawaban atas pertanyaan yang sangat penting terkait jasa konsultasi perencanaan. “Ini menunjukkan bahwa Kadis Perkim tidak memahami prioritas dan tugasnya sebagai kepala dinas,” kata Arman.

Arman menilai bahwa kinerja Kadis Perkim sangat mengecewakan dan tidak sesuai dengan harapan masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, untuk segera mengambil tindakan tegas dengan mencopot Kadis Perkim dari jabatannya. “Kami minta Bupati untuk lebih selektif dalam memilih kepala dinas yang memiliki integritas dan kemampuan yang baik,” tegas Arman.

Baca Juga :  Baju Seragam Osis 230 Ribu Dan Baju Pramuka 240 Ribu per Pasang.

Permasalahan ini juga menyinggung tentang pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran daerah. JARAK berharap agar pemerintah daerah dapat lebih terbuka dan jujur dalam mengelola anggaran dan program-program yang ada. “Masyarakat berhak tahu bagaimana anggaran digunakan dan apa hasilnya,” kata Arman.

Sampai saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Kadis Perkim M. Zulpan terkait tuduhan tersebut. Namun, desakan dari JARAK dan masyarakat semakin kuat untuk meminta pertanggungjawaban dari Kadis Perkim atas kinerjanya yang dinilai tidak profesional. [SAJIRUN, S]

Berita Terkait

Kapolres karimun berganti
Investasi Rp2,2 Miliar PT MSM dalam Pengelolaan Parkir Karimun Dipertanyakan, Janji Otomatisasi Tak Kunjung Terlihat
Skandal Plang Proyek Pelindo Karimun: Transparansi BUMN ‘Terselubung’ di Balik Regulasi Wajib Pasang
PT MPK Akan Kelola Parkir Pelabuhan Taman Bunga Dengan Sistim Digital
Jejak Retak Proyek 8,8 Miliar BP Karimun: Aspal Tipis, Pejabat Pembungkam
Benteng Regulasi Internal Kontra Tembok Transparansi UU KIP: Proyek “Siluman” Pelindo di Karimun
Rangkaian kegiatan Rutin Tahunan Di Bulan Rabi’ul Awal Didesa Tanjung Berlian Barat.
Agen-Agen Grenti Di Pelabuhan Tanjung Bale Karimun Kebal Hukum

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:24 WIB

Menhan Tekankan Peran Pers Hadapi Perang Psikologis di Era Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:14 WIB

Retret PWI 2026 Teguhkan Peran Pers sebagai Penjaga Ketahanan Informasi Bangsa

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB