TMMD ke-124 Resmi Ditutup, Tuntas Bangun Infrastruktur dan Perkuat Ketahanan Desa Pase Sentosa

REDAKSI

- Redaksi

Rabu, 4 Juni 2025 - 21:02 WIB

50166 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara | Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 yang dilaksanakan di Desa Pase Sentosa, Kecamatan Simpang Keuramat, Kabupaten Aceh Utara, resmi ditutup pada Rabu (4/6/2025). Upacara penutupan dipimpin oleh Kapoksahli Kodam Iskandar Muda Brigjen TNI Bambang Sulistyo Hery, S.Sos., HAN, yang bertindak sebagai inspektur upacara.

Dalam amanatnya yang membacakan pesan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) selaku Penanggung Jawab Operasional TMMD, Brigjen Bambang menegaskan bahwa TNI akan terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat melalui program TMMD, yang telah berlangsung konsisten sejak masa ABRI Masuk Desa.

“Program ini tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga aspek non-fisik dan pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat ketahanan nasional dari akar rumput,” ujarnya.

Selama satu bulan pelaksanaan, TMMD ke-124 berhasil menyelesaikan berbagai target pembangunan fisik di Desa Pase Sentosa. Di antaranya peningkatan badan jalan sepanjang 2.000 meter dengan lebar 5 meter, pembangunan tujuh titik bak penampungan air dan pipanisasi, rehabilitasi satu unit rumah tidak layak huni (RTLH), serta perbaikan Meunasah berupa pemasangan keramik, plafon, dan pengecatan.

Selain itu, TMMD juga mencakup kegiatan non-fisik seperti penyuluhan pertanian, narkoba, wawasan kebangsaan, hukum dan kamtibmas, layanan posyandu dan posbindu, penanaman 200 pohon mahoni, serta program ketahanan pangan dengan penanaman jagung di lahan seluas dua hektare.

Baca Juga :  Kapolres Aceh Utara Hadiri Upacara Peringatan HUT TNI ke-79 di Lapangan Jenderal Sudirman

Brigjen Bambang mengapresiasi sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menyukseskan seluruh agenda TMMD tepat waktu.

“TMMD bukan sekadar proyek pembangunan, tetapi katalis untuk kebangkitan desa, peningkatan taraf hidup, dan penguatan ketahanan wilayah,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari rangkaian penutupan, juga dilaksanakan kegiatan sosial seperti layanan pengobatan gratis, pembagian paket sembako, serta bantuan bagi keluarga terdampak stunting.

Brigjen Bambang pun mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat hasil pembangunan yang telah dilakukan selama TMMD.

“Apa yang telah dibangun hari ini adalah warisan untuk masa depan desa. Mari kita jaga dan pelihara bersama,” Pesannya. [MUH]

Berita Terkait

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis
R3P Diserahkan, Pemulihan Aceh Utara Diuji: Jangan Berhenti di Meja Birokrasi
Banjir Aceh Utara Diseret ke Pengadilan: Alam Dijarah, Rakyat Dibayar Air
Konferensi II PWI Lhokseumawe: Enam Kandidat, Taruhan Marwah Profesi
Pascabanjir, Pemkab Aceh Utara Klaim Ekonomi Tetap Aman Inflasi terkendali
Serah Terima Huntara Dimulai, Pemulihan Pascabencana Aceh Utara Masih Bertumpu pada Janji
Delapan Terpidana Dihukum Cambuk, Syariat Diperlihatkan di Ruang Publik
Sekolah Terbakar, Disdikbud Aceh Utara Janji Bergerak Cepat

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:07 WIB

Retret PWI 2026 Teguhkan Peran Pers sebagai Penjaga Ketahanan Informasi Bangsa

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB