Wali Kota Lhokseumawe: “Kami Terbuka terhadap Kritikan demi Kemajuan Kota”

REDAKSI

- Redaksi

Kamis, 15 Mei 2025 - 06:21 WIB

50185 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lhokseumawe – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH.MH, menegaskan komitmennya untuk menjalankan pemerintahan yang transparan dan responsif terhadap aspirasi masyarakat.

Dalam sebuah forum acara coffee morning dengan insan pers yang digelar diruang Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Rabu 14/5/2025, beliau menyampaikan bahwa kritik dan saran dari masyarakat dan media adalah bahan evaluasi penting dalam proses pembangunan kota.

“Kami tidak ingin bekerja dalam ruang tertutup.
Kami butuh masukan, baik yang berupa saran maupun kritik, agar kebijakan yang kami ambil tepat sasaran dan menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Wali Kota dalam sambutannya.

Acara yang bertajuk ” coffee morning dengan insan pers” itu dihadiri oleh berbagai Organisasi pers dan ratusan wartawan dari berbagai media, baik TV, Cetak maupun Online dikota Lhokseumawe.
Dalam forum tersebut, para wartawan diberikan kesempatan menyampaikan pendapat langsung kepada wali kota.

Berbagai isu pun mencuat dalam diskusi terbuka tersebut, mulai dari pengelolaan sampah, infrastruktur yang rusak, layanan kesehatan, hingga program bantuan sosial.
Wali Kota Sayuti Abukar mendengarkan satu per satu dan mencatat hal-hal yang menjadi perhatian utama para insan pers.

“Kritikan yang membangun adalah wujud kepedulian wartawan dan masyarakat terhadap kota ini. Saya sangat menghargai itu. Justru ketika tidak ada suara dari warga, kami khawatir arah pembangunan bisa melenceng dari kebutuhan riil di lapangan,” lanjutnya.

Baca Juga :  APH Diminta Periksa KPA dan Rekanan Pembangunan Gedung BPKAD Aceh Utara

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah kota saat ini sedang mengembangkan sistem pengaduan berbasis digital yang memudahkan masyarakat menyampaikan keluhan atau masukan tanpa harus datang langsung ke kantor pemerintahan. “Kami ingin menciptakan iklim pemerintahan yang terbuka, kolaboratif, dan inklusif,” ujarnya.

Dengan sikap terbuka terhadap kritik dan komitmen pada perbaikan, Pemerintah Kota Lhokseumawe menunjukkan bahwa partisipasi publik bukan hanya sekadar formalitas, melainkan fondasi utama dalam membangun kota yang lebih baik, adil, dan berkelanjutan,” pungkasnya. [MUHADAR]

Berita Terkait

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis
R3P Diserahkan, Pemulihan Aceh Utara Diuji: Jangan Berhenti di Meja Birokrasi
Banjir Aceh Utara Diseret ke Pengadilan: Alam Dijarah, Rakyat Dibayar Air
Konferensi II PWI Lhokseumawe: Enam Kandidat, Taruhan Marwah Profesi
Pascabanjir, Pemkab Aceh Utara Klaim Ekonomi Tetap Aman Inflasi terkendali
Serah Terima Huntara Dimulai, Pemulihan Pascabencana Aceh Utara Masih Bertumpu pada Janji
Delapan Terpidana Dihukum Cambuk, Syariat Diperlihatkan di Ruang Publik
Sekolah Terbakar, Disdikbud Aceh Utara Janji Bergerak Cepat

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:07 WIB

Retret PWI 2026 Teguhkan Peran Pers sebagai Penjaga Ketahanan Informasi Bangsa

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB