RSUD T. Mansyur Tanjung Balai Jadi Sorotan, Terkait Meninggalnya Balita Usia 5 Bulan.

REDAKSI

- Redaksi

Selasa, 20 Februari 2024 - 16:44 WIB

50702 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pihak Keluarga Pasien Tidak Terima dan membuat keributan di ruang Anak, sebab tidak terima Pasien Meninggal.

“Kejadian ini dapat menjadi Edukasi untuk kita semua, bahwa pentingnya kerjasama dari semua pihak.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

TANJUNG BALAI – Baru baru ini Pelayanan RSUD Dr. Tengku Mansyur Tanjung balai yang menjadi sorotan. Salah seorang pasien berusia 5 bulan Meninggal Dunia Pada Minggu ( 18/2/2024) di Ruang Inap Rumah sakit tersebut.

Keluarga dari salah seorang Pasien yang meninggal dunia tersebut sempat mengeluhkan buruknya Pelayanan para Perawat dan Tim Medis yang ada di RSUD Dr. Tengku Mansyur itu.

Selain itu, buruknya Pelayanan para Tim Medis tersebut membuat Keluarga Keluarga Pasien yang menggunakan kartu BPJS selama ini sangat mengeluh.

Padahal katanya, Pemerintah Daerah telah telah menganggarkan Dana dari Uang Rakyat untuk membayar Insentif para dokter dan Perawat, namun pada kenyataanya di lapangan si Pasien selalu mendapatkan Pelayanan yang tidak sesuai dengan harapan Masyarakat Khususnya Pasien yang berobat di RSUD Dr. Tengku Mansyur tersebut.

“Akibat buruknya Pelayanan di RSUD Dr. T. Mansyur tersebut, Keluarga Pasien yang Meninggal Dunia itu sangat mengeluh akibat tidak mendapatkan Pelayanan sehingga Anak Umur 5 Bulan akhirnya merengang nyawa di Ruang RSUD tersebut akibat lambatnya pertolongan dari Tim Medis RSUD Dr. T. Mansyur tersebut,” Sebut Rose yang termasuk keluarga Pasien.

Ketika Wartawan menanyakan terkait Pelayanan di RSUD tersebut . Rose menjelaskan, seharusnya Perawat dan Tim Medis memberikan Pelayanan Prima kepada setiap Pasien. “Apalagi lagi Pasien dalam keadaan Kritis seperti yang di alami Pasien yang baru meninggal tersebut,” ujarnya Geram.

Baca Juga :  Sijago Merah Hanguskan Satu Unit Rumah di Aceh Selatan

Ironisnya kata Rose lagi, pada saat Pasien dibawah ke ruang Inap, Obat yang diberikan Pihak RSUD tidak dipergunakan kepada Pasien, dan bahkan terlihat dalam sebuah Video ruangan petugas Perawat tersebut Tutup di saat Orang tua Pasien sangat membutuhkan Obat. Namun kenyataannya hanya ada Petugas Sicurity yang berada di depan Pintu Ruang Perawat, Nauzubillah.!!!!!!.

Yang lebih terapisnya lagi kata Rose, dirinya merasa tidak terima karena memang Para Tim Medis dan Perawat tidak Manusiawi, pada saat Pasien sudah Meninggal Dunia, Infus dibagian tubuh Pasien belum juga di lepas. Dan kejinya lagi, “Bayi yang telah meninggal Dunia di biarkan begitu saja sehingga para keluarga Pasien membawa Pasien yang tidak bernyawa lagi tanpa menggunakan Ambulance. Tega Benar,” Ungkap Rose.

Sementara, Pihak RSUD Dr. Tengku Mansyur Tanjung Balai memberikan Klarifikasi resmi melalui Facebook Resmi RSUD menyebutkan, turut berduka cita atas meninggalnya Pasien Anak Usia 5 Bulan An. Anisa Nadirah.

Pihak RSUD Dr. Tengku Mansyur sedikit meluruskan kegaduhan masyarakat di dunia maya terkait video yang disebarluaskan dari pihak keluarga, berikut kami sampaikan kronologis kejadiannya:

Pada Shift Pagi sekira Pukul 13.30 Wib. Dr.Sp.A Visite ke ruang anak. Dan dokter menganjurkan Pasien untuk dirujuk ke Medan. Namun keluarga belum bersedia / masih berunding untuk dirujuk ke Medan, dan keluarga Pasien sudah menandatangani penolakan tindakan (13.55).

Baca Juga :  Wakapolres Galus Bersama PJU Lakukan Program Jum'at Curhat Malam Di Pesantren Ruhul A'Zam Gunyak

Disaat KU Pasien semakin menurun, keluarga Pasien meminta kepada Perawat untuk Pasien dirujuk ke Medan (15.35), dan keluarga Pasien meminta kepada Perawat untuk saat itu juga diberangkatkan ke Medan.

Perawat menghubungi dokter jaga ruangan (dr. Suci) untuk menjelaskan keadaan Pasien kepada pihak keluarga dan menjelaskan semua prosedur persiapan rujuk. Pukul 16.20 Wib Tim Rujuk datang dan menjelaskan kembali kepada keluarga Pasien tentang proses Rujuk ke Medan.

Setelah proses rujukan selesai Tim rujuk memberitahukan kepada keluarga Pasien bahwa RS Medan sudah ACC. Tim rujuk mempersiapkan keberangkatan rujukan, dan disaat itulah pasien “apnoe” pukul 20.15 dan diberitahukan (informed consent) dokter ruangan (dr. Fitrika) bahwa pasien sudah henti nafas meninggal dunia.

Namun pihak keluarga pasien tidak terima dan membuat keributan diruangan anak, sebab tidak terima pasien meninggal.

Kejadian ini dapat menjadi edukasi untuk kita semua bahwa pentingnya kerjasama dari semua pihak mulai dari dokter, perawat dan terutama pihak keluarga.

Karena setiap diagnosa, tindakan Medis dan anjuran rujukan dari pihak kesehatan adalah untuk kebaikan dan keberlangsungan pengobatan/perawatan yang lebih intensif bagi pasien.

Kami dari pihak RS siap menerima kritik dan saran yang membangun untuk memperbaiki kualitas pelayanan kami dan Terima kasih.

Demikian kutipan Konfirmasi resmi dari pihak RSUD melalui Facebook Akun Resmi RSUD Dr Tengku Mansyur. []

Berita Terkait

Babinsa Hadir Kawal BLT-DD, 21 Warga Nijang Terima Bantuan
‎TNI Hadir dalam Upaya Pengendalian Inflasi, Dandim 1607/Sumbawa Ikuti Rakor Kurbuk dan Kurtup
‎Babinsa Rhee Loka Kawal Penyaluran Bantuan Pangan Bulog agar Tepat Sasaran
Maraknya Praktik Prostitusi Terselubung Di Sumbawa Mencuat, Hotel dan Homestay Disorot
Menjangkau Dusun Pusung, KKN Kelompok 15 Hadirkan Layanan Posyandu bagi Masyarakat
Berkah Ganda, HUT PJI ke-28,Jerison Togelang Sah Pimpin PJI Kaltim
873 KK Terima Banpang, Babinsa Dampingi Kedatangan Beras Bulog
‎Demi Keamanan Warga, Koramil 1607-12/Moyo Hilir Intensifkan Patroli Malam
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:27 WIB

‎Perkuat Kehadiran di Wilayah Binaan, Babinsa Jorok Dampingi Bantuan Pangan ‎

Rabu, 16 September 2026 - 08:19 WIB

Dari Lunyuk Ode, Semangat Qur’ani Tumbuhkan Generasi Berintegritas dan Berakhlak Mulia

Selasa, 15 September 2026 - 20:16 WIB

‎Jelang Musim Tanam, Babinsa Kakiang Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Karhutla

Selasa, 15 September 2026 - 20:05 WIB

Mencegah Sebelum Menjadi Bencana, Koramil 1607-07/Lunyuk Edukasi Warga tentang Risiko Kebakaran

Selasa, 15 September 2026 - 20:00 WIB

‎Babinsa Labuhan Ijuk Hadir di Tengah Musdes, Dukung Pembangunan Desa Berbasis Kebutuhan Masyarakat ‎

Selasa, 15 September 2026 - 19:55 WIB

Dari Kebijakan ke Masyarakat, Babinsa Kalimango Kawal 577 KK Terima Bantuan Beras

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Beras untuk Ketahanan Keluarga, Babinsa Baru Perkuat Sinergi dalam Penyaluran Bantuan Pangan Bapanas

Selasa, 15 September 2026 - 19:35 WIB

Danposramil Lape-Lopok Hadiri Penutupan Turnamen Kades Cup II Desa Pungkit

Berita Terbaru