Kolaborasi Strategis Kemenkeu dan ESDM: Perkuat Penerimaan Negara dari Sektor Energi dan Mineral

REDAKSI

- Redaksi

Jumat, 1 Agustus 2025 - 16:29 WIB

50376 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Indonesia menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan penerimaan negara dari sektor migas dan pertambangan. Isu-isu yang dibahas meliputi pengawasan subsidi energi, efisiensi pengelolaan pendapatan, dan tata kelola yang belum maksimal.

Tantangan tersebut berpotensi menyebabkan kerugian bagi negara. Kurangnya optimalisasi penerimaan negara dapat melemahkan fondasi fiskal dan mengurangi manfaat yang seharusnya diterima masyarakat dari sumber daya alam strategis.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyebab utama dari masalah ini adalah kurangnya sinergi dan koordinasi antar lembaga pemerintah, terutama dalam hal pertukaran data dan pengawasan. Hal ini mengakibatkan inefisiensi dan celah dalam tata kelola sektor energi dan sumber daya mineral.

Baca Juga :  Kongres PWI 2025: Dari Pakta Integritas Menuju Ketua Baru

Sebagai respons, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengadakan pertemuan untuk menyepakati langkah-langkah perbaikan. Pertemuan ini diakhiri dengan penandatanganan kerja sama antara Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dengan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) dan SKK Migas.

Baca Juga :  MK Tegaskan Tafsir Baru Perlindungan Wartawan, Permohonan Ikatan Wartawan Hukum Dikabulkan Sebagian

Solusi yang disepakati adalah memperkuat sinergi melalui kerja sama yang berfokus pada pertukaran dan pemanfaatan data, penggunaan Surat Keterangan Fiskal (SKF) untuk perizinan, peningkatan kapasitas SDM, serta koordinasi dalam penyusunan kontrak dan skema bagi hasil migas. Diharapkan langkah-langkah ini dapat mewujudkan sistem pengelolaan yang lebih efisien, akuntabel, dan berdampak positif terhadap penerimaan negara serta kesejahteraan masyarakat. []

Berita Terkait

Tokoh Pers Senior Ikut Retret Bela Negara Wartawan PWI
MK Tegaskan Tafsir Baru Perlindungan Wartawan, Permohonan Ikatan Wartawan Hukum Dikabulkan Sebagian
Transjakarta Minta Maaf Penumpang Tunanetra Jatuh ke Got
Penghargaan Pers Nasional 2026 PWI Pusat Gelar Lima Ajang Prestisius di HPN: Total Hadiah Lebih dari Setengah Miliar Rupiah
Kemitraan Strategis Berusia 79 Tahun: Kapolri-PWI Kian Erat, Jamin Mekanisme Dewan Pers untuk Delik Jurnalis
Mengukir Jejak Budaya Inklusif: PWI Pusat Siapkan Anugerah Kebudayaan 2026
Langkah Lanjut di Tengah Ancaman Zat Baru PWI dan BNN Kunci Janji Perang Narkoba Lewat Pena
Kepala Daerah Diundang Ikuti Anugerah Kebudayaan PWI di HPN 2026

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:07 WIB

Retret PWI 2026 Teguhkan Peran Pers sebagai Penjaga Ketahanan Informasi Bangsa

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB