KADIN Indonesia Dorong Ekosistem Inovasi Nasional: Dunia Usaha Siap Ambil Peran Sentral dalam Transformasi Infrastruktur Cerdas dan Penguatan TKDN

REDAKSI NTB

- Redaksi

Jumat, 1 Agustus 2025 - 11:18 WIB

50125 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KADIN Indonesia Dorong Ekosistem Inovasi Nasional: Dunia Usaha Siap Ambil Peran Sentral dalam Transformasi Infrastruktur Cerdas dan Penguatan TKDN*

 

 

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oposisinews86.com -Jakarta |
31 Juli 2025. Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi garda terdepan dalam mendorong transformasi infrastruktur nasional menuju era digitalisasi dan keberlanjutan. Penegasan ini disampaikan dalam gelaran Indonesia Construction & Engineering Forum (ICEF) 2025 yang berlangsung meriah di JIExpo Kemayoran, Jakarta, hari ini. Forum bergengsi ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Bapak AHY, Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), serta Direktur Jenderal Kawasan Permukiman.

Dalam sesi utama yang bertema “Peran Dunia Usaha dalam Mendorong Digitalisasi Smart Infrastructure”, Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia, Ir. K. Wirawan, memaparkan visi strategis mengenai urgensi percepatan pembangunan infrastruktur cerdas. Paparan ini menarik perhatian luas dari kalangan pemerintah, pelaku industri, dan pengambil kebijakan nasional.

Ir. K. Wirawan menyoroti bahwa di tengah laju urbanisasi yang pesat dan tuntutan mobilitas yang kian efisien, pembangunan infrastruktur cerdas bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis untuk memantapkan daya saing nasional. “Infrastruktur cerdas akan menjadi fondasi utama dalam mengoptimalkan sumber daya, mempercepat proses logistik, serta menghadirkan sistem yang terkoneksi dan berkelanjutan, demi kemajuan bangsa,” ujarnya.

Baca Juga :  Persiapan Piodalan di Kantor Desa oleh Mahasiswa KKN Unwar: Wujud Kepedulian Terhadap Tradisi dan Keharmonisan Desa

KADIN mengidentifikasi empat pilar utama infrastruktur cerdas: transportasi cerdas, energi dan utilitas, kawasan gedung, serta logistik dan rantai pasok. Namun, Ir. K. Wirawan tidak menampik tantangan yang masih menghambat: proses tender yang lambat dan kurang adaptif, spesifikasi teknis yang belum berbasis kinerja, kurangnya koordinasi antar pemangku kepentingan, serta risiko logistik dan biaya yang tinggi.

Untuk menjawab tantangan tersebut, KADIN secara proaktif mendorong adopsi sistem pengadaan modern berbasis digital, termasuk e-catalogue dan e-procurement, serta pemanfaatan teknologi mutakhir seperti Building Information Modeling (BIM), Geographic Information System (GIS), dan digital twin. Pendekatan inovatif ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi proyek secara signifikan, mulai dari tahap perencanaan hingga operasional.

Sebagai wujud kontribusi nyata dari dunia usaha, KADIN berkomitmen penuh untuk mendampingi pelaku industri dalam riset dan pengembangan teknologi yang relevan dengan ekosistem infrastruktur cerdas dan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). “Pendampingan ini mencakup penguatan UMKM teknologi, fasilitasi rantai pasok lokal, dan pembentukan ekosistem inovasi berbasis kolaborasi yang kuat,” tambah Ir. K. Wirawan.

Baca Juga :  Kakanwil Kemenkumham Sumut Resmikan Program Rehabilitasi Sosial dan Medis Lapas Binkai

Senada dengan Ir. K. Wirawan, Bobi Irawan, Wakil Ketua Umum KADIN, turut menekankan pentingnya sinergi. “Penguatan infrastruktur cerdas dan TKDN adalah kunci untuk kemandirian ekonomi kita. KADIN siap berkolaborasi erat dengan pemerintah untuk memastikan kebijakan ini tidak hanya di atas kertas, tetapi benar-benar membawa dampak nyata bagi pertumbuhan industri dalam negeri dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Bobi Irawan.

KADIN sangat berharap agar Presiden Republik Indonesia dan seluruh kementerian/lembaga terkait dapat secara aktif melibatkan KADIN dalam implementasi kebijakan TKDN dan transformasi pengadaan infrastruktur nasional. Menurut Ir. K. Wirawan, pelibatan dunia usaha adalah langkah krutial untuk menjamin kebijakan yang diterapkan selaras dengan realitas industri dan mampu mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Pembangunan infrastruktur cerdas adalah proyek kolaborasi nasional. Ini tidak bisa dilakukan secara sektoral. Dibutuhkan kerja sama erat antara pemerintah, dunia usaha, dan komunitas inovator,” pungkas Ir. K. Wirawan. “KADIN siap menjadi mitra utama dalam memastikan bahwa transformasi ini berjalan cepat, terukur, dan berdampak luas bagi kemajuan Indonesia.”

(timredaksi)

Berita Terkait

Bersinergi Pulihkan Negeri, TNI–Polri dan Warga Ulim Gotong Royong Pascabencana Banjir
Data Warga Diminta Mendadak, SHU Tak Merata: Kades Aimual Angkat Suara
DPC PJI Bojonegoro Tasyakuran 27 Tahun PJI dan HUT ke 1 DPC Bojonegoro
Ironis!! Dituduh Curi Dokumen di Hotel Miliknya, Pasutri Pemilik Hotel Menjerit Cari Keadilan
Kapolres Badung Ajak Lapisan Masyarakat Manfaatkan Layanan SIM di Satpas Badung
Pengabdian dan Prestasi, Dandim 1607/Sumbawa Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat dan Purna Tugas
DARAH PENGKHIANAT G30S/PKI, DALAM LUKA KOLEKTIF DAN TANTANGAN GENERASI MUDA
Selamat Menempuh Hidup Baru, Do,a Terbaik Untuk Kedua Mempelai Semoga Terpilih Menjadi Pasangan yang Bahagia

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:24 WIB

Menhan Tekankan Peran Pers Hadapi Perang Psikologis di Era Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:14 WIB

Retret PWI 2026 Teguhkan Peran Pers sebagai Penjaga Ketahanan Informasi Bangsa

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB