Operasi Patuh Jaya: Jakarta Timur “Disisir,” Pelanggar Lalu Lintas Kocar-Kacir di Pondok Jati

REDAKSI

- Redaksi

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:10 WIB

50162 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA PUSAT – Petugas gabungan Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Timur dan Dinas Perhubungan bergerak cepat, menyisir kawasan sekitar Stasiun Pondok Jati, Jakarta Timur, dalam rangkaian Operasi Patuh Jaya 2025 pada Selasa (15/7/2025) pagi.

Hasilnya? Sejumlah pelanggar lalu lintas kocar-kacir, terendus dalam jaring operasi yang bertujuan menertibkan belantara jalan ibu kota.

Berbagai pelanggaran klasik terungkap, menjadi bukti nyata rendahnya kesadaran tertib berlalu lintas.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mulai dari pengendara sepeda motor yang nekat melawan arus seolah jalanan milik pribadi, pengendara yang abai keselamatan dengan tidak mengenakan helm, hingga kendaraan yang beroperasi tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) alias pelat nomor.

Baca Juga :  Haji Uma Dukung Mualem di Pilkada 2024

Operasi Patuh Jaya memang bukan hal baru. Ini adalah agenda rutin yang saban tahun digelar untuk mendongkrak disiplin dan keselamatan di jalan raya Jakarta yang selalu padat.

Namun, ironisnya, pelanggaran serupa selalu berulang, seolah imbauan dan penindakan hanya angin lalu.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih tertib dalam berlalu lintas demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujar salah satu petugas di lokasi, sebuah imbauan yang terus digaungkan, namun seringkali tak digubris.

Baca Juga :  Ketua DPP IWO - I Sambut Baik Permintaan Maaf Kades WAY Layap.

Penindakan kali ini diklaim dilakukan secara humanis, namun tetap tegas.

Harapannya, langkah ini mampu menekan angka pelanggaran dan, yang lebih penting, meminimalkan tragedi kecelakaan di Ibu Kota. Namun, pertanyaan besar tetap menggantung: sampai kapan Operasi Patuh Jaya harus terus “mengobati” gejala, tanpa menyentuh akar permasalahan ketidaktertiban yang membudaya di jalanan Jakarta?. []

Berita Terkait

Tokoh Pers Senior Ikut Retret Bela Negara Wartawan PWI
MK Tegaskan Tafsir Baru Perlindungan Wartawan, Permohonan Ikatan Wartawan Hukum Dikabulkan Sebagian
Transjakarta Minta Maaf Penumpang Tunanetra Jatuh ke Got
Penghargaan Pers Nasional 2026 PWI Pusat Gelar Lima Ajang Prestisius di HPN: Total Hadiah Lebih dari Setengah Miliar Rupiah
Kemitraan Strategis Berusia 79 Tahun: Kapolri-PWI Kian Erat, Jamin Mekanisme Dewan Pers untuk Delik Jurnalis
Mengukir Jejak Budaya Inklusif: PWI Pusat Siapkan Anugerah Kebudayaan 2026
Langkah Lanjut di Tengah Ancaman Zat Baru PWI dan BNN Kunci Janji Perang Narkoba Lewat Pena
Kepala Daerah Diundang Ikuti Anugerah Kebudayaan PWI di HPN 2026

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:07 WIB

Retret PWI 2026 Teguhkan Peran Pers sebagai Penjaga Ketahanan Informasi Bangsa

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB