Terhadap Video Viral, Konsultan LPB -BDS P Kemenkopukm RI Angkat Bicara.

KABIRO MERANTI

- Redaksi

Kamis, 23 Januari 2025 - 16:40 WIB

501,098 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selatpanjang – Konsultan Lembaga Pendampingan Bisnis (LPB) Business Development Service ( BDS- Provider) Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah RI, Arman Saputra S. IP angkat bicara terkait Video Viral di Tik tok yang sudah dihapus postingannya, Kamis (23/03/2025).

Dalam video yang berdurasi singkat itu menjelaskan impor buahJeruk ilegal yang dikatakannya berasal dari Malaysia oleh salah satu pelaku usaha di Selatpanjang yang merupakan ketua salah satu ormas di Meranti dalam dialognya.

Setelah kami mengkonfirmasi pelaku usaha dimaksud yaitu Jamian S.M, ternyata tidak benar adanya, yang mana barang tersebut bukan dari Malaysia melainkan buah jeruk sunkist berasal dari pekanbaru.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan wilayah Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, melalui Bidang Hewan dr Genta, mengatakan bahwa beredar nya itu tidak benar alias hoax.

Untuk itu tegas Konsultan BDS Kemenkopukm RI, Pelaku Usaha tidak perlu khawatir, dan jika ada indikasi persaingan bisnis maka bersainglah dengan sehat. ” Kita paham betul kondisi Meranti hari, daerah kepulauan kebutuhan masyarakat datang dari luar pulau dibawa oleh pelaku- pelaku usaha, kita harap tidak saling menggangu, dan jalani sesuai aturan yang berlaku agar tidak berimbas pada roda perekonomian yang menghidupkan banyak orang, apalagi kondisi Meranti hari ini yang sangat memperihatinkan berstatus 3 T.

Baca Juga :  Polres Meranti Gelar Patroli Sinergitas Jelang Pilkada Serentak 2024

Arman Saputra melanjutkan jika pun ada barang dari Malaysia, dan pelaku usaha membelinya pada Importir Resmi di luar pulau Meranti dan masih di dalam negeri itu bukan Ilegal, untuk sama sama kita pahami.

Setelah ditinjau study kelayakan usaha terkait bisnis ini, kami anggap usaha dimaksud layak dari berbagai aspek dan tidak menganggu lingkungan serta memenuhi berbagai unsur aspek lainnya. Tutup Arman. [YUDI YUSTIRA]

Berita Terkait

GRIB Jaya Kepulauan Meranti Dukung Polri Tetap Berada di Bawah Presiden RI
Kunjungi Mapolres Meranti, Wakapolda Riau Tanam Pohon dan Tegaskan Komitmen Green Policing
Polres Meranti Tahan Pejabat DKPP Atas Dugaan Korupsi Bibit Kopi Liberika
GRIB Jaya Kep. Meranti Gelorakan Dukungan Penuh untuk Polres Meranti dalam Ciptakan Kamtibmas Kondusif
Kado Spesial Hari Bhayangkara ke-79: Polres Meranti Beri SIM Gratis untuk Warga Berulang Tahun di Tanggal Istimewa
Polsek Merbau Berhasil Ungkap Kasus Pencabulan dan Persetubuhan Terhadap Anak di Bawah Umur
Polsek Merbau Berhasil Ungkap Kasus Dugaan Tindak Pidana Pencurian
Keluarga Besar SMA Negri 3 Tebing Tinggi Gelar Santunan Anak Yatim

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:01 WIB

Baru 2 Minggu Menjabat, Kasat Reskrim Polres Sumbawa Bongkar Mafia LPG Oplosan

Kamis, 16 April 2026 - 20:32 WIB

Dandim 1607/Sumbawa: Pembangunan Jembatan Garuda Wujud Nyata Kepedulian TNI untuk Rakyat

Kamis, 16 April 2026 - 20:19 WIB

Malam Hari Tetap Siaga, Koramil Alas Perkuat Pengamanan Lingkungan

Kamis, 16 April 2026 - 19:47 WIB

‎Koramil 1607-09/Utan Dukung Penuh Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu

Kamis, 16 April 2026 - 11:18 WIB

Satlantas Polres Sumbawa Konsisten Razia, Kenalpot Brong Terus Dijaring

Rabu, 15 April 2026 - 19:58 WIB

Sisir Titik Rawan, Koramil Empang Perkuat Keamanan Wilayah

Rabu, 15 April 2026 - 19:51 WIB

Transparan dan Aman, Babinsa Alas Pastikan Pembayaran Gabah Tepat Sasaran

Rabu, 15 April 2026 - 19:44 WIB

‎Sinergi Kuat di Moyo Hilir, Tata Tanam MK I 2026 Siap Dilaksanakan ‎

Berita Terbaru

KARIMUN KEPRI

Bupati Karimun  Hadiri Halal Bihalal di Kantor BP Kawasan

Jumat, 17 Apr 2026 - 11:17 WIB