Akibat Penggusuran Tanpa Pemberitahuan. Puluhan Pedagang Sayur Pajak Pagi Kota Subulussalam Alami Kerugian Besar Dan Siapa yang Bertanggung jawab, ???.

KABIRO SUBULUSSALAM- ACEH SINGKIL

- Redaksi

Senin, 7 Oktober 2024 - 17:28 WIB

50455 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam – Puluhan pedagang sayur di Pajak Pagi Kota Subulussalam mengalami kerugian besar setelah lapak mereka digusur oleh pemerintah daerah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Akibat dari Penggusuran tersebut, menyebabkan puluhan pedagang mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah dan ini siapa yang bertanggung jawab.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bentuk protes, para pedagang kemudian berjualan di depan Kantor Walikota Subulussalam, Aceh, untuk menuntut hak mereka dan fasilitas berjualan yang layak.

Hingga saat ini, tidak ada pihak yang bertanggung jawab atas kerugian yang dialami para pedagang, baik dari Dinas Perdagangan maupun UKM setempat.

Salah satu pedagang yang ditemui oleh awak Media Oposisi-News 86 Senin (07/10/2024) menyampaikan, mereka telah mencoba menemui Sekretaris Daerah, Dinas UKM, dan beberapa Asisten termasuk bagian ekonomi, namun tidak ada jawaban pasti, terkait siapa yang bertanggung jawab atas kerugian tersebut.

Baca Juga :  KEBEBASAN PERS DICABIK-CABIK DI SUBULUSSALAM:

Saat dikonfirmasi, Walikota Subulussalam, Azahari S.Ag, menyatakan, bahwa dirinya telah memerintahkan untuk membahas masalah ini.

“Kami akan melakukan musyawarah terkait kerugian yang dialami oleh pedagang Pajak Pagi,” Ucap Walikota Subulussalam.

Para pedagang menyampaikan rasa terima kasih kepada PJ Walikota yang telah mendengarkan keluhan mereka dan berharap segera ada solusi yang adil untuk kerugian yang mereka alami.

Setelah mendengar langsung pernyataan dari PJ Walikota, para pedagang berharap musyawarah yang dijanjikan segera dilaksanakan dan memberikan solusi konkret atas kerugian yang mereka alami.

Beberapa pedagang yang mengalami kerugian signifikan, akibat penggusuran ini merasa kondisi mereka semakin sulit, terutama karena barang dagangan mereka rusak dan lapak yang belum juga tersedia.

Baca Juga :  Ratusan Nakes Kota Subulussalam Audiensi dengan DPRK Terkait Tidak Ikut Seleksi PPPK.

Meski demikian, rasa optimisme mulai muncul setelah pertemuan tersebut. Para pedagang percaya bahwa tuntutan mereka akan diperhatikan, dan fasilitas yang layak, akan segera disediakan oleh pemerintah daerah.

Seorang dari pedagang menyebutkan, Kami berharap pemerintah segera bertindak cepat, karena kerugian yang kami alami ini cukup besar dan mempengaruhi ekonomi keluarga kami.

Sampai saat ini, para pedagang masih menunggu langkah konkret dari pemerintah. Namun, sebagian besar dari mereka siap untuk kembali melakukan aksi jika tuntutan mereka tidak dipenuhi dalam waktu dekat.

Penggusuran tanpa pemberitahuan ini menjadi sorotan warga setempat, yang turut mendukung para pedagang untuk mendapatkan hak mereka kembali.

Pemerintah daerah diharapkan segera merespons dengan tindakan nyata, agar masalah ini tidak berlarut-larut dan memberikan dampak lebih besar bagi perekonomian lokal. [ER.K]

Berita Terkait

Pokir DPRK Subulussalam: Antara Kepentingan Publik dan Bayang-Bayang Transaksi Politik
Bayang-Bayang Mafia Tanah di Lahan Transmigrasi Longkib, Negara Diuji Menegakkan Aturan
Sengketa Lahan Longkib Kian Membara, Dugaan Pemalsuan AJB hingga Tindak Pidana Lain Menguat, Penegakan Hukum Diuji
Sengketa 50 Hektar di Longkib Memanas, Nama Ketua Apkasindo Aceh Terseret, Dugaan Pelanggaran Regulasi Mengemuka
Janji yang Diuji Waktu, Kepemimpinan yang Ditagih Publik
Kanopi Ambruk, Integritas Proyek Dipertanyakan
Menjelang Idulfitri, Mantan Wali Kota dan Ketua DPRK Subulussalam Beri Perhatian kepada Rekan Media dan LSM
Kapolres Subulussalam Imbau Warga Tidak Panic Buying BBM, Stok Dipastikan Aman

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:01 WIB

Baru 2 Minggu Menjabat, Kasat Reskrim Polres Sumbawa Bongkar Mafia LPG Oplosan

Kamis, 16 April 2026 - 20:32 WIB

Dandim 1607/Sumbawa: Pembangunan Jembatan Garuda Wujud Nyata Kepedulian TNI untuk Rakyat

Kamis, 16 April 2026 - 20:19 WIB

Malam Hari Tetap Siaga, Koramil Alas Perkuat Pengamanan Lingkungan

Kamis, 16 April 2026 - 19:47 WIB

‎Koramil 1607-09/Utan Dukung Penuh Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu

Kamis, 16 April 2026 - 11:18 WIB

Satlantas Polres Sumbawa Konsisten Razia, Kenalpot Brong Terus Dijaring

Rabu, 15 April 2026 - 19:58 WIB

Sisir Titik Rawan, Koramil Empang Perkuat Keamanan Wilayah

Rabu, 15 April 2026 - 19:51 WIB

Transparan dan Aman, Babinsa Alas Pastikan Pembayaran Gabah Tepat Sasaran

Rabu, 15 April 2026 - 19:44 WIB

‎Sinergi Kuat di Moyo Hilir, Tata Tanam MK I 2026 Siap Dilaksanakan ‎

Berita Terbaru

KARIMUN KEPRI

Bupati Karimun  Hadiri Halal Bihalal di Kantor BP Kawasan

Jumat, 17 Apr 2026 - 11:17 WIB