PWI Akhiri Dualisme, Dapat Restu Kemenkumham

REDAKSI

- Redaksi

Jumat, 12 September 2025 - 11:17 WIB

50692 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Kekisruhan yang sempat melanda Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) akhirnya menemui titik terang.

Organisasi profesi jurnalis tertua di Indonesia ini kini telah resmi kembali terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI. Pengesahan ini mengakhiri dualisme kepengurusan yang sebelumnya menghambat operasional organisasi.

Pengesahan AHU, Tanda Akhir Dualisme
PWI secara resmi memperoleh Surat Keputusan (SK) AHU-0001616.AH.01.08. Tahun 2025, menandai pengakuan pemerintah terhadap kepengurusan baru hasil Kongres Persatuan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

SK ini diterbitkan Kemenkumham pada 11 September 2025, hanya sehari setelah permohonan diajukan. Proses yang terbilang sangat cepat ini, menurut Direktur Jenderal AHU Widodo, dimungkinkan berkat sistem digital dan kelengkapan data yang diajukan.

“Hari ini (11 September 2025), kami menerima pendaftaran kepengurusan hasil Kongres PWI, dan setelah data lengkap, hari ini juga sudah terbit SK,” ujar Widodo, menegaskan efisiensi layanan digital Kemenkumham.

Baca Juga :  Polri Minta Seluruh Jajaran Lindungi Wartawan Saat Bertugas

Proses pengesahan ini diajukan melalui Notaris Dwi Yantoro SH MKn, berdasarkan Akta Nomor: 02 Tanggal 10 September 2025. Terbitnya SK ini sekaligus mencabut pemblokiran yang sebelumnya diberlakukan terhadap AHU PWI akibat dualisme kepengurusan.

Susunan Kepengurusan Baru yang Disahkan
SK AHU terbaru mengesahkan susunan kepengurusan dan pengawas PWI yang baru. Posisi Ketua Umum (Ketum) dipercayakan kepada Akhmad Munir, yang sehari-hari menjabat sebagai Direktur Utama LKBN Antara.

Ia akan didampingi oleh Zulmansyah Sekedang sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) dan Marthen Selamet Susanto sebagai Bendahara Umum (Bendum).

Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan PWI, Atal S Depari, tercantum sebagai pengawas, menegaskan peran strategisnya dalam menjaga marwah dan etika organisasi.

Panggilan untuk Persatuan dan Kontribusi
Ketua Umum PWI Akhmad Munir menyambut baik pengesahan ini.

Baca Juga :  Dievakuasi dari Lebanon, Pj Gubernur Aceh Bantu Pemulangan Rahmatul Ula Bersama Tiga Anaknya dari Jakarta

Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Menteri Hukum dan HAM Supratman Andi Agtas dan Dirjen AHU Widodo atas perhatian dan kecepatan dalam memproses AHU PWI. Munir menyebut terbitnya AHU sebagai penanda bersatunya kembali PWI.

“Alhamdulillah, AHU PWI sudah terbit menandakan PWI kembali bersatu,” kata Munir. “Sekaligus dengan terbitnya AHU PWI ini, kami siap kembali berkontribusi untuk wartawan, komunitas pers, masyarakat, bangsa, dan negara.”

Munir juga menyerukan kepada seluruh anggota PWI, dari Aceh hingga Papua, untuk kembali kompak dan guyub.

Ia mengajak seluruh wartawan di bawah naungan PWI untuk bersama-sama mengangkat kembali kehormatan profesi dan organisasi.

Langkah ini menjadi momentum penting bagi PWI untuk kembali fokus pada peran dan fungsi utamanya sebagai wadah perjuangan wartawan di Indonesia. []

Berita Terkait

Tokoh Pers Senior Ikut Retret Bela Negara Wartawan PWI
MK Tegaskan Tafsir Baru Perlindungan Wartawan, Permohonan Ikatan Wartawan Hukum Dikabulkan Sebagian
Transjakarta Minta Maaf Penumpang Tunanetra Jatuh ke Got
Penghargaan Pers Nasional 2026 PWI Pusat Gelar Lima Ajang Prestisius di HPN: Total Hadiah Lebih dari Setengah Miliar Rupiah
Kemitraan Strategis Berusia 79 Tahun: Kapolri-PWI Kian Erat, Jamin Mekanisme Dewan Pers untuk Delik Jurnalis
Mengukir Jejak Budaya Inklusif: PWI Pusat Siapkan Anugerah Kebudayaan 2026
Langkah Lanjut di Tengah Ancaman Zat Baru PWI dan BNN Kunci Janji Perang Narkoba Lewat Pena
Kepala Daerah Diundang Ikuti Anugerah Kebudayaan PWI di HPN 2026

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:07 WIB

Retret PWI 2026 Teguhkan Peran Pers sebagai Penjaga Ketahanan Informasi Bangsa

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB