Terpilihnya Akhmad Munir, PWI Menatap Babak Baru

REDAKSI

- Redaksi

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 20:44 WIB

50422 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cikarang – Kongres Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) 2025 di Cikarang berakhir dengan terpilihnya Direktur Utama LKBN ANTARA, Akhmad Munir, sebagai Ketua Umum PWI periode 2025-2030. Kemenangan Munir, yang meraih 52 suara, menandai perubahan signifikan bagi organisasi wartawan tertua di Indonesia ini, yang kini menghadapi tantangan berat di era digital.

H, M. Amru saat berfoto dengan Ketua PWI terpilih Akhmad Munir.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Munir berhasil mengungguli rivalnya, Hendry Ch. Bangun, yang mengumpulkan 35 suara. Seiring dengan terpilihnya Munir, Atal S. Depari juga menempati posisi strategis sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat setelah menang tipis dengan 44 suara melawan Sihoni HT yang memperoleh 42 suara.

Baca Juga :  Sempat Terkendala Biaya, Tujuh Nelayan Aceh Timur Yang Ditahan di myanmar Menunggu Proses Pemulangan

Pemilihan yang berlangsung di Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Komdigi, Cikarang, berlangsung dinamis dan penuh antusiasme.

Setelah hasil penghitungan suara diumumkan, suasana kongres pecah dengan sorak gembira para pendukung. Munir dan Atal kemudian dikalungi selendang sutra Bugis, sebuah tradisi yang melambangkan kemenangan.

Sebagai langkah awal, Munir langsung bergerak cepat. Ia memimpin rapat pleno dan menetapkan tiga formatur yang akan membantunya menyusun kepengurusan PWI Pusat. Mereka adalah Fathurrahman dari wilayah Sumatera, Lutfil Hakim dari Pulau Jawa, dan Sarjono dari wilayah Sulawesi.

Baca Juga :  Pj Bupati Mahyuzar Hadiri Penutupan NUWSP, Ini Kegiatan yang Sudah Berjalan di Aceh Utara

Tim ini diberi waktu 30 hari untuk menyelesaikan tugasnya.

Terpilihnya Akhmad Munir terjadi di tengah tantangan besar yang dihadapi jurnalisme Indonesia. Pergeseran lanskap media, maraknya berita palsu, dan persaingan ketat di platform digital menjadi pekerjaan rumah yang menanti kepengurusan baru.

Kemenangan Munir dipandang sebagai harapan baru untuk membawa PWI menuju era yang lebih adaptif, relevan, dan profesional, sekaligus menjaga integritas dan marwah jurnalisme di tengah gelombang disrupsi teknologi. []

Berita Terkait

Tokoh Pers Senior Ikut Retret Bela Negara Wartawan PWI
MK Tegaskan Tafsir Baru Perlindungan Wartawan, Permohonan Ikatan Wartawan Hukum Dikabulkan Sebagian
Transjakarta Minta Maaf Penumpang Tunanetra Jatuh ke Got
Penghargaan Pers Nasional 2026 PWI Pusat Gelar Lima Ajang Prestisius di HPN: Total Hadiah Lebih dari Setengah Miliar Rupiah
Kemitraan Strategis Berusia 79 Tahun: Kapolri-PWI Kian Erat, Jamin Mekanisme Dewan Pers untuk Delik Jurnalis
Mengukir Jejak Budaya Inklusif: PWI Pusat Siapkan Anugerah Kebudayaan 2026
Langkah Lanjut di Tengah Ancaman Zat Baru PWI dan BNN Kunci Janji Perang Narkoba Lewat Pena
Kepala Daerah Diundang Ikuti Anugerah Kebudayaan PWI di HPN 2026

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:07 WIB

Retret PWI 2026 Teguhkan Peran Pers sebagai Penjaga Ketahanan Informasi Bangsa

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB