SD Negeri Namo Buaya Butuh Rehabilitasi Ruang Belajar Mengajar

KABIRO SUBULUSSALAM- ACEH SINGKIL

- Redaksi

Jumat, 7 Februari 2025 - 14:10 WIB

50498 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam – SD Negeri Namo Buaya yang terletak di Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, kini menghadapi kondisi yang sangat memprihatinkan.

Fasilitas belajar di sekolah ini mengalami kerusakan parah yang membahayakan keselamatan siswa dan guru, dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah setempat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerusakan paling mencolok terjadi pada plafon yang sudah rapuh dan hampir ambruk. Banyak pihak yang khawatir jika plafon tersebut jatuh dan menimpa siswa saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Selain itu, beberapa bagian lain juga mengalami kerusakan, seperti seng bocor, jendela kaca yang pecah, serta plaster dinding yang sudah rontok, terutama di bagian belakang bangunan.

Baca Juga :  Menjadi Sorotan (BPG) Kuta Batu Sudah Jelas-Jelas Serakah Jabatan.

Kepala Sekolah SD Negeri Namo Buaya, Parno S.Pd., MM, Jum’at (07/02/2025) mengungkapkan, keprihatinannya terhadap kondisi sekolah. “Kami sangat membutuhkan rehabilitasi segera. Bagaimana anak-anak bisa belajar dengan baik jika ruangan yang kami gunakan saja sudah rusak? Kami berharap ada perhatian dari pemerintah agar kami bisa menyediakan tempat belajar yang layak,” ujarnya dengan penuh harap.

Tak hanya ruang kelas, fasilitas lain seperti ruang perpustakaan, ruang kantor, dan MCK juga sudah tidak layak pakai. Secara keseluruhan, dari tujuh ruang yang ada di SD Negeri Namo Buaya, hanya beberapa yang masih bisa digunakan, itupun dalam kondisi terbatas.

Baca Juga :  Pelatihan Pramuka Persami di SMPN 1 Simpang Kiri Kota Subulussalam

Kerusakan yang terus meluas di sekolah ini menuntut tindakan cepat dari pemerintah untuk merenovasi dan memastikan keselamatan serta kenyamanan bagi para siswa dalam menjalani proses pendidikan yang lebih baik. Tanpa rehabilitasi yang memadai, kondisi belajar mengajar di sekolah ini akan semakin terganggu. [ER.K]

Berita Terkait

Surat Mutasi ASN Diduga Palsu, BKPSDM Subulussalam Minta Aparat Usut Pelaku Penyebar Hoaks
Pokir DPRK Subulussalam: Antara Kepentingan Publik dan Bayang-Bayang Transaksi Politik
Bayang-Bayang Mafia Tanah di Lahan Transmigrasi Longkib, Negara Diuji Menegakkan Aturan
Sengketa Lahan Longkib Kian Membara, Dugaan Pemalsuan AJB hingga Tindak Pidana Lain Menguat, Penegakan Hukum Diuji
Sengketa 50 Hektar di Longkib Memanas, Nama Ketua Apkasindo Aceh Terseret, Dugaan Pelanggaran Regulasi Mengemuka
Janji yang Diuji Waktu, Kepemimpinan yang Ditagih Publik
Kanopi Ambruk, Integritas Proyek Dipertanyakan
Menjelang Idulfitri, Mantan Wali Kota dan Ketua DPRK Subulussalam Beri Perhatian kepada Rekan Media dan LSM

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:29 WIB

Pernyataan Sikap Camat Lantung di Depan Ribuan Massa: “Kalau Disuruh Memilih, Saya Tegas Tidak Menutup Tambang!”

Kamis, 17 September 2026 - 09:47 WIB

Ribuan Warga Turun ke Jalan! Aliansi Rakyat Tolak Penutupan Tambang Emas Lantung Desak Pemerintah Terbitkan IPR

Rabu, 16 September 2026 - 08:27 WIB

‎Perkuat Kehadiran di Wilayah Binaan, Babinsa Jorok Dampingi Bantuan Pangan ‎

Selasa, 15 September 2026 - 20:16 WIB

‎Jelang Musim Tanam, Babinsa Kakiang Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Karhutla

Selasa, 15 September 2026 - 20:13 WIB

Jaga Ketertiban Pawai Ta’aruf, Babinsa Plampang Hadir di Tengah Warga

Selasa, 15 September 2026 - 20:05 WIB

Mencegah Sebelum Menjadi Bencana, Koramil 1607-07/Lunyuk Edukasi Warga tentang Risiko Kebakaran

Selasa, 15 September 2026 - 20:00 WIB

‎Babinsa Labuhan Ijuk Hadir di Tengah Musdes, Dukung Pembangunan Desa Berbasis Kebutuhan Masyarakat ‎

Selasa, 15 September 2026 - 19:55 WIB

Dari Kebijakan ke Masyarakat, Babinsa Kalimango Kawal 577 KK Terima Bantuan Beras

Berita Terbaru