Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi Minta MenPAN RB Prioritaskan Rekrutan CPNS 2024 Di Daerah

REDAKSI 2

- Redaksi

Minggu, 21 Januari 2024 - 08:04 WIB

50449 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Ketua Komite I DPD RI, Fachrul Razi mengingatkan terkait alokasi rekrutmen ASN 2024 untuk daerah lebih diprioritaskan terutama Fresh Graduate dan memberikan afirmasi kepada mereka yang telah menjadi tenaga honorer hingga 15 tahun yang berasal didaerah terluar, terdepan dan daerah pasca konflik.

Pemerintah telah resmi menetapkan rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) 2024 atau yang sebelumnya dikenal dengan CPNS. Pada tahun ini, pemerintah menetapkan kuota formasi CPNS sebanyak 2,3 juta.

“MenPAN RB prioritaskan Daerah untuk rekrutmen CPNS 2024. Instansi pusat mendapatkan formasi sebanyak 429.183, yang terdiri dari 207.247 calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan 221.936 untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Formasi ini melibatkan guru, dosen, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis. Alokasi untuk provinsi Aceh dapat bertambah,” pungkas Fachrul Razi.

Aceh setiap tahunnya memiliki formasi yang terbatas dalam formasi rekrutmen ASN. Terutama Formasi PPPK didaerah banyak yang terlambat menerima gaji dan permasalahan lainnya.

“Kami sudah mengajukan afirmasi bagi daerah daerah pasca konflik dan berada di perbatasan seperti Aceh, harapan kita banyak putra putri terbaik Aceh menjadi PNS karena mereka memiliki potensi yang luar biasa,” tegas Fachrul Razi juga Ketua Panja ASN dari DPD RI dan vokal dalam memperjuangkan honorer dan ASN di Senayan.

Adapun, alokasi formasi CPNS 2024 yang dapat dilamar oleh fresh graduate sebesar 690.822 formasi. Jumlah yang cukup besar itu disebut sebagia komitmen negara guna memberikan kesempatan kepada talenta-talenta muda.

Abdullah Azwar Anas menyatakan, tahun ini pemerintah juga memberikan alokasi yang cukup besar bagi para lulusan baru untuk mengikuti seleksi, termasuk untuk dosen, guru, tenaga kesehatan, tenaga teknis, termasuk di dalamnya talenta digital, dan sektor penting lainnya. Anas juga menyampaikan komitmen pemerintah dalam menuntaskan tenaga non-ASN, termasuk eks Tenaga Honorer Kategori II, sesuai dengan UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN. Salah satu kebijakan konkrit adalah penetapan formasi untuk PPPK sebanyak 1,6 juta pada tahun ini. Pemerintah menekankan bahwa penataan talenta dosen, guru, dan tenaga kesehatan bukan hanya tentang jumlah, melainkan juga tentang persebaran. Pemerintah berusaha untuk mewujudkan pemerataan di seluruh penjuru tanah air.

Baca Juga :  PP IWO Gelar Seminar Nasional, Desak Dewan Pers Lebih Lindungi Kebebasan Wartawan.

“Untuk Aceh baik provinsi dan kabupaten hanya diberikan peluang rekrut PPPK 2023 dan tidak diberikan peluang CPNS tahun lalu 2023. Saya meminta pak MenPAN RB melihat Aceh dan prioritas nya ke CPNS ditambah,” tutup Fachrul Razi yang juga alumni Universitas Indonesia.

[Siwah Rimba – Wapimred]

Berita Terkait

Tokoh Pers Senior Ikut Retret Bela Negara Wartawan PWI
MK Tegaskan Tafsir Baru Perlindungan Wartawan, Permohonan Ikatan Wartawan Hukum Dikabulkan Sebagian
Transjakarta Minta Maaf Penumpang Tunanetra Jatuh ke Got
Penghargaan Pers Nasional 2026 PWI Pusat Gelar Lima Ajang Prestisius di HPN: Total Hadiah Lebih dari Setengah Miliar Rupiah
Kemitraan Strategis Berusia 79 Tahun: Kapolri-PWI Kian Erat, Jamin Mekanisme Dewan Pers untuk Delik Jurnalis
Mengukir Jejak Budaya Inklusif: PWI Pusat Siapkan Anugerah Kebudayaan 2026
Langkah Lanjut di Tengah Ancaman Zat Baru PWI dan BNN Kunci Janji Perang Narkoba Lewat Pena
Kepala Daerah Diundang Ikuti Anugerah Kebudayaan PWI di HPN 2026

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:07 WIB

Retret PWI 2026 Teguhkan Peran Pers sebagai Penjaga Ketahanan Informasi Bangsa

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB