Perkuat Keamanan Perairan Lombok Timur, Polairud NTB Hadirkan Pos Terpadu

REDAKSI NTB

- Redaksi

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:05 WIB

50109 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram|NTB, — Harapan panjang warga pesisir Desa Sugian akhirnya terwujud. Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polda NTB, Kombes Pol. Boyke Fredrik Salmon Samola, S.I.K., M.H., atau akrab disapa Kombes Boy Samola, meresmikan Pos Terpadu di Dusun Kokoq Pedeq, Kecamatan Sambelia.

Dalam sambutannya, Kombes Boy Samola menegaskan komitmennya, untuk memaksimalkan penjagaan kelestarian dan keamanan wilayah perairan, khususnya di perairan Sambelia yang menjadi pintu gerbang ke dua destinasi wisata andalan, Gili Sulat dan Gili Lawang.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kapal Patroli Polisi XXI-2012 beserta enam ABK akan standby di sini, untuk memastikan keamanan laut tetap terjaga. Tapi semua itu akan lebih maksimal jika kita saling bekerja sama dan mendukung,” ujarnya.

Baca Juga :  Dansatgas TMMD ke-125 Letkol Kav Basofi Cahyowibowo Tinjau Langsung Pengerjaan Sasaran di Desa Kalabeso

Tak lupa, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Lombok Timur, khususnya Camat Sambelia, atas dukungan penuh terhadap terbentuknya Pos Terpadu tersebut.

Peresmian tersebut turut disertai penandatanganan MoU antara Ditpolairud Polda NTB dengan Pemerintah Desa Sugian, yang menjadi dasar sinergi menjaga wilayah pesisir.

Tak hanya fokus pada keamanan, Kombes Boy Samola bersama sang istri juga menyerahkan bantuan sosial berupa 80 paket sembako, 3 kursi roda untuk penyandang disabilitas dan lansia, serta sepasang tongkat untuk warga yang sakit. Ditambah, dengan menggandeng Bid Dokkes, warga pesisir mendapatkan pelayanan kesehatan gratis.

Baca Juga :  ‎Upaya Bersama Jaga Ekosistem, Kodim Sumbawa Turun ke Lapangan ‎

Kepala Desa Sugian, yang hadir bersama Camat Sambelia, mengaku warga sangat antusias dengan kehadiran Pos Terpadu ini.

“Kami sudah hampir lima tahun menunggu. Sekitar 70 persen beban desa akan teringankan karena keamanan wilayah perairan, termasuk kawasan wisata mangrove, kini terjaga dengan baik,” ungkapnya.

Dengan keberadaan Pos Terpadu tersebut, warga pesisir Sambelia kini bisa berlayar, menangkap ikan, dan mengembangkan pariwisata dengan rasa aman yang lebih kuat. (**)

Berita Terkait

Patroli Rutin Koramil 1607-02/Empang, Upaya Preventif Jaga Kondusivitas Wilayah
Anggota Kodim 1607/Sumbawa Turut Ambil Bagian dalam Kegiatan Donor Darah Hari Bakti Imigrasi ke-76
‎Koramil Tunjukkan Sinergi Kewilayahan pada Kirap Pataka
‎Humanis dan Preventif, Patroli Malam Koramil 1607-12/Moyo Hilir Sasar Remaja dan Pemukiman
Dandim 1607/Sumbawa Tegaskan Komitmen TNI AD dalam Pembangunan Infrastruktur Desa Gontar
Danramil 1607-04/Alas Hadiri Upacara Serah Terima Panji Lambang Kabupaten Sumbawa
‎Semarak HUT Kabupaten Sumbawa ke-67, Kodim 1607/Sumbawa Tunjukkan Kepedulian Sosial
‎Koramil 1607-09/Utan Pastikan Serah Terima Bendera Pataka Berjalan Aman dan Khidmat

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:24 WIB

Menhan Tekankan Peran Pers Hadapi Perang Psikologis di Era Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:14 WIB

Retret PWI 2026 Teguhkan Peran Pers sebagai Penjaga Ketahanan Informasi Bangsa

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB