Bali Perkuat Spirit Kebangsaan: Kibarkan 10 Juta Bendera Merah Putih Sambut HUT Ke-80 Kemerdekaan RI dan Hari Jadi Provinsi Bali Ke-67

REDAKSI NTB

- Redaksi

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 05:37 WIB

50127 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bali Perkuat Spirit Kebangsaan : Kibarkan 10 Juta Bendera Merah Putih Sambut HUT Ke 80 Kemerdekaan RI dan Hari Jadi Provinsi Bali Ke 67

 

Oposisinews86.com – Denpasar | Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala, Renon, Denpasar, menjadi saksi menggeloranya semangat nasionalisme saat Pemerintah Provinsi Bali menggelar Gotong Royong Kebangsaan dan Pencanangan Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih, Jumat (1/8). Acara nasional ini merupakan inisiasi Kementerian Dalam Negeri RI sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mewakili Gubernur Bali, sambutan utama disampaikan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bali, Gede Suralaga, yang menekankan bahwa gerakan ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi wujud cinta tanah air yang nyata dan pengingat atas perjuangan panjang para pendiri bangsa.

“Bendera Merah Putih bukan sekadar kain yang berkibar, tapi lambang keberanian, persatuan, dan pengabdian. Di Bali, semangat gotong royong telah mengakar kuat dalam budaya ngayah, sebagai cerminan ketulusan dan pengabdian tanpa pamrih demi harmoni bersama,” tegas Gede Suralaga.

Ia juga mengaitkan gerakan ini dengan visi pembangunan Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yang dilandasi nilai-nilai luhur Sad Kerthi—meliputi pemuliaan jiwa (Atma Kerthi), manusia (Jana Kerthi), air (Danu Kerthi), hutan (Wana Kerthi), laut (Segara Kerthi), dan alam semesta (Jagat Kerthi). Nilai-nilai ini dinilainya sangat relevan dalam membangun Bali yang harmonis, lestari, dan berkeadaban.

Lebih lanjut, Suralaga mengajak generasi muda Bali untuk menghidupi semangat gotong royong di setiap lini kehidupan, menjadikan Bali tak hanya destinasi pariwisata, tetapi juga teladan harmoni sosial dan ketahanan budaya di tengah arus globalisasi.

Baca Juga :  Api Jago Merah Mengamuk, Rumah Rizki Di Desa Penampaan Hangus Terbakar.

Pasalnya, acara tersebut juga dihadiri oleh Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Bahtiar Baharuddin, yang hadir langsung untuk menyampaikan pesan kebangsaan yang mendalam. Dalam sambutannya, Bahtiar menekankan pentingnya merawat rasa cinta terhadap negara sebagai legacy bersama.

“Ini adalah cara sederhana untuk mengingatkan kita bahwa bendera Merah Putih bukanlah sesuatu yang gratis. Ia hasil perjuangan panjang, dan tidak ada jaminan bahwa negara akan selalu ada selamanya,” ujar Bahtiar.

Pihaknya menekankan bahwa ulang tahun ke-80 Republik Indonesia adalah momentum refleksi, bukan sekadar perayaan. Ia mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menyadari bahwa seperti tubuh manusia, negara pun bisa ‘sakit’ dan bahkan ‘bubar’, seperti yang pernah dialami oleh Uni Soviet dan Yugoslavia.

“Mari kita rawat Merah Putih dengan cinta bangsa. Indonesia memang baru 80 tahun, tapi semangat kita harus 1000 tahun. Dan Bali selalu menjadi teladan bagi kita semua,” imbuhnya.

Menutup serangkaian sambutannya, Bahtiar menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Provinsi Bali dan seluruh masyarakat atas partisipasinya dalam pencanangan gerakan nasional ini.

“Dari Bali, kita nyalakan semangat merah putih ke seluruh penjuru negeri,” tutupnya.

Tak hanya itu, kegiatan yang diselenggarakan dalam Peringatan Hari Jadi ke 67 Provinsi Bali turut diisi berbagai acara diantaranya Pemberian Sembako, Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Senam, Doorprize, dan Lomba Panjat Pinang. Pada kesempatan itu juga diserahkan bantuan Biaya Sekolah dan Paket Sembako untuk Anak Sekolah, Alat Bantu Jalan beserta Paket Sembako kepada lansia Penderita Disabilitas, serta bantuan Paket Sembako kepada Legiun Veteran.

Baca Juga :  Dana Aman di BPR Tidak Diblokir PPATK

Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum pemersatu bangsa, tetapi juga pengingat kolektif bahwa kemerdekaan dan keutuhan Indonesia adalah tanggung jawab seluruh rakyat, dari pelosok desa hingga pusat kota, untuk terus dirawat, dijaga, dan diwariskan ke generasi mendatang.

Menariknya, pada kegiatan tersebut turut hadir dan memeriahkan serangkaian gotong royong kebangsaan, Forum Bela Negara ( FBN) DPW Bali. Tidak kurang dari 20 anggotanya terlibat langsung dalam gelora semangat kebangsaan.

” Kita bicara nilai-nilai wawasan kebangsaan, Idiologi Pancasila serta Asta Cita, yang meliputi Penguatan ediologi Pancasila, Demokrasi dan hak asasi manusia (HAM) terang IB.Putu Parta, ketua DPW FBN RI Bali.

Lanjutnya, Penguatan pertahanan dan keamanan, Penciptaan lapangan kerja berkualitas, Pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan Kesetaraan gender, Hilirisasi dan industrialisasi, Pembangunan dari desa untuk pemerataan, reformasi politik hukum dan, Harmoni lingkungan budaya, dan toleransi beragama.

Bahkan, DPW FBN RI Bali, siap mendukung program-program pemerintah provinsi Bali yang orientasinya langsung menyentuh ke masyarakat, terutama terkait wawasan kebangsaan, Idiologi Pancasila, menggelorakan jiwa Nasionalisme yang muaranya cinta tanah air, untuk bela negara pungkasnya. ( ranu/humas fbn)

#Dari Bali untuk Merah Putih
#Teguhkan Spirit Kebangsaan
#Kibarkan 10 Juta Bendera Merah Putih

Berita Terkait

Bersinergi Pulihkan Negeri, TNI–Polri dan Warga Ulim Gotong Royong Pascabencana Banjir
Data Warga Diminta Mendadak, SHU Tak Merata: Kades Aimual Angkat Suara
DPC PJI Bojonegoro Tasyakuran 27 Tahun PJI dan HUT ke 1 DPC Bojonegoro
Ironis!! Dituduh Curi Dokumen di Hotel Miliknya, Pasutri Pemilik Hotel Menjerit Cari Keadilan
Kapolres Badung Ajak Lapisan Masyarakat Manfaatkan Layanan SIM di Satpas Badung
Pengabdian dan Prestasi, Dandim 1607/Sumbawa Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat dan Purna Tugas
DARAH PENGKHIANAT G30S/PKI, DALAM LUKA KOLEKTIF DAN TANTANGAN GENERASI MUDA
Selamat Menempuh Hidup Baru, Do,a Terbaik Untuk Kedua Mempelai Semoga Terpilih Menjadi Pasangan yang Bahagia

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:24 WIB

Menhan Tekankan Peran Pers Hadapi Perang Psikologis di Era Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:14 WIB

Retret PWI 2026 Teguhkan Peran Pers sebagai Penjaga Ketahanan Informasi Bangsa

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB