Gayo Lues Berjuang untuk Nasi di Piring Kita: Harapan di Tengah Kenaikan Harga Beras

REDAKSI

- Redaksi

Sabtu, 12 Juli 2025 - 06:28 WIB

50498 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Gayo Lues H. Maliki saat Memimpin Rapat Terkait Naiknya Harga Beras,Jum’at Pagi kemaren.

Gayo Lues — Senyum hangat keluarga di Gayo Lues adalah prioritas utama. Namun, akhir-akhir ini, senyum itu sedikit memudar seiring dengan melonjaknya harga beras, komoditas utama yang menyentuh setiap meja makan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Bupati Gayo Lues,H. Maliki Sedang memimpin Rapat terkait kenaikan harga Beras di Kabupaten Gayo Lues.

Menyadari beban yang dirasakan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues tidak tinggal diam.

Hari ini, di ruang kerja Wakil Bupati yang penuh semangat, para pemimpin daerah, mulai dari aparat kepolisian hingga perwakilan Bulog, berkumpul.

Mereka bukan hanya sekadar rapat, melainkan duduk bersama dengan satu tekad: mencari solusi nyata agar harga beras kembali terjangkau dan tidak lagi mencekik warga.

Wakil Bupati dengan tegas menyampaikan, “Kita harus merumuskan langkah-langkah yang benar-benar efektif. Jangan sampai masyarakat terus-menerus dibebani oleh naiknya harga pangan”, Ujarnya Jum’at (11/07/2025).

Baca Juga :  Dalam rangka Hari Bhayangkara Ke 77. Polres Galus Gelar Lomba PBB Tingkat Pelajar SMA

Kata-kata ini bukan hanya seruan, melainkan cerminan hati nurani yang mendalam, merasakan langsung denyut nadi kesulitan di tengah masyarakat.

Langkah pertama yang akan diambil adalah memastikan setiap butir beras tersedia dan terdistribusi dengan baik hingga ke pelosok. Gayo Lues, dengan anugerah panen rayanya di bulan-bulan tertentu, sebenarnya memiliki potensi besar. Namun, potensi ini perlu dijaga ketat.

“Jika terjadi pengiriman beras keluar daerah, maka kita akan mengalami kekurangan stok di Gayo Lues sehingga harga melonjak naik,” terang Wakil Bupati, menyiratkan kekhawatiran yang beralasan.

Ini adalah panggilan untuk melindungi setiap karung beras agar tetap berada di tanah Gayo Lues, untuk warganya sendiri.

Sementara itu, Kepala Gudang Bulog turut memberikan angin segar. Kenaikan harga beras memang menjadi fenomena nasional, namun Bulog memiliki strategi jitu.

Baca Juga :  Panitia Pengawasan Pemilih, Buka Pendaftaran Sebagai Anggota Panwaslih.

Tak hanya bantuan pangan 10 kilogram untuk 900 Keluarga Penerima Manfaat yang siap digulirkan, Bulog juga memiliki stok Beras SPHP yang memadai.

“Untuk beras, kami yakinkan bahwa Bulog Gayo Lues tidak akan kekurangan beras,” ujarnya meyakinkan.

Ini adalah janji, sebuah harapan bahwa dapur-dapur di Gayo Lues tidak akan pernah sepi dari aroma nasi hangat.

Rapat koordinasi ini bukan hanya formalitas. Ini adalah wujud kepedulian yang tulus dari pemerintah daerah, bukti bahwa mereka mendengar keluh kesah masyarakat.

Dengan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan Bulog, ada keyakinan kuat bahwa Gayo Lues akan mampu melewati tantangan ini.

Setiap butir beras yang tersaji di meja makan adalah simbol perjuangan bersama, demi senyum hangat yang tak tergantikan di wajah setiap keluarga.

Semoga langkah-langkah ini dapat segera membuahkan hasil, meringankan beban, dan mengembalikan keceriaan di hati masyarakat Gayo Lues. []

Berita Terkait

Ketika Luka Alam Belum Mengering di Tanah Gayo Lues
Marak Penipuan Kartu Perdana Telkomsel di Facebook, Konsumen Gayo Lues Jadi Korban
Banjir Bandang Gayo Lues: Luka Alam yang Belum Sembuh, Kewaspadaan yang Tak Pernah Usai
Wakapolres Gayo Lues Pimpin Kegiatan Bhakti Sosial Di Desa Pining, Berikut Videonya
Wakapolres Gayo Lues Pimpin Pergantian Pasukan Bakti Sosial di Kampung
Lewat Program Polri Peduli, Sumur Bor Dibangun di Masjid Al Ikhlas Desa Rigeb
Jembatan Gantung Pepalan Putus Saat Hujan Deras, Dua Warga Dilaporkan Hanyut
Mendidik Dengan Hati: Pola Asuh Cerdas Era Digital Di Gayo Lues

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:07 WIB

Retret PWI 2026 Teguhkan Peran Pers sebagai Penjaga Ketahanan Informasi Bangsa

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB