KP4S Gelar Aksi Solidaritas di Pelabuhan Poto Tano, Desak Pemerintah Segera Buka Moratorium Pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa

REDAKSI NTB

- Redaksi

Jumat, 9 Mei 2025 - 11:09 WIB

50937 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumbawa Besar|NTB, (15 Mei 2025),— Komite Percepatan Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (KP4S) akan menggelar aksi solidaritas perdananya di Pelabuhan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, pada Kamis (15/5). Aksi ini menjadi titik awal gerakan desakan kepada pemerintah pusat agar segera membuka moratorium pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB), khususnya Provinsi Pulau Sumbawa.

Aksi yang berlangsung damai ini merupakan bagian dari rangkaian perjuangan KP4S untuk mempercepat realisasi pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa, sebuah cita-cita lama masyarakat di wilayah ini yang dinilai telah memenuhi berbagai aspek kelayakan administratif, geografis, maupun sosial budaya.

Baca Juga :  Direktur RSUD Sumbawa Sampaikan Ucapan Selamat Idul Fitri 1447 H

“Kami memulai dari Poto Tano sebagai simbol gerbang Pulau Sumbawa, untuk menyuarakan aspirasi masyarakat yang sudah terlalu lama menunggu kejelasan. Kami mendesak pemerintah pusat segera mencabut moratorium pemekaran dan memberikan kepastian terhadap DOB Provinsi Pulau Sumbawa,” tegas Muhammad Taufan salah satu orator panglima KP4S, jum’at (9/5/2025).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Muhammad taufan menegaskan bahwa aksi ini bukanlah yang terakhir. Mereka berkomitmen untuk terus bergerak dan bersuara hingga ada kepastian sikap dari pemerintah pusat. Bahkan, KP4S membuka kemungkinan akan melakukan aksi yang lebih besar jika tuntutan mereka tidak ditanggapi dengan serius.

Baca Juga :  *Tumbuhkan Nasionalisme, Babinsa Mapin Sosialisasikan Bela Negara di Sekolah*

“Jika dalam waktu dekat belum ada tanggapan yang konkret, kami tidak segan untuk melakukan blokade atau penutupan akses ke seluruh perusahaan pertambangan yang beroperasi di wilayah hukum Kabupaten Sumbawa,” ancam Taufan dalam pernyataan resminya.

Aksi ini mendapat perhatian luas dari masyarakat dan pengguna pelabuhan, mengingat Poto Tano merupakan jalur vital penghubung antara Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok. KP4S berharap suara mereka akan menjadi alarm penting bagi pemerintah agar segera merespons aspirasi pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa yang telah bergulir sejak lama. (Red)

Berita Terkait

Baru 2 Minggu Menjabat, Kasat Reskrim Polres Sumbawa Bongkar Mafia LPG Oplosan
Dandim 1607/Sumbawa: Pembangunan Jembatan Garuda Wujud Nyata Kepedulian TNI untuk Rakyat
Malam Hari Tetap Siaga, Koramil Alas Perkuat Pengamanan Lingkungan
‎Rapat Swasembada Pangan di Lebin, Babinsa Tunjukkan Komitmen Pendampingan Petani
‎Koramil 1607-09/Utan Dukung Penuh Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu
Satlantas Polres Sumbawa Konsisten Razia, Kenalpot Brong Terus Dijaring
Sisir Titik Rawan, Koramil Empang Perkuat Keamanan Wilayah
Transparan dan Aman, Babinsa Alas Pastikan Pembayaran Gabah Tepat Sasaran

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:01 WIB

Baru 2 Minggu Menjabat, Kasat Reskrim Polres Sumbawa Bongkar Mafia LPG Oplosan

Kamis, 16 April 2026 - 20:32 WIB

Dandim 1607/Sumbawa: Pembangunan Jembatan Garuda Wujud Nyata Kepedulian TNI untuk Rakyat

Kamis, 16 April 2026 - 20:19 WIB

Malam Hari Tetap Siaga, Koramil Alas Perkuat Pengamanan Lingkungan

Kamis, 16 April 2026 - 20:00 WIB

‎Rapat Swasembada Pangan di Lebin, Babinsa Tunjukkan Komitmen Pendampingan Petani

Kamis, 16 April 2026 - 11:18 WIB

Satlantas Polres Sumbawa Konsisten Razia, Kenalpot Brong Terus Dijaring

Rabu, 15 April 2026 - 19:58 WIB

Sisir Titik Rawan, Koramil Empang Perkuat Keamanan Wilayah

Rabu, 15 April 2026 - 19:51 WIB

Transparan dan Aman, Babinsa Alas Pastikan Pembayaran Gabah Tepat Sasaran

Rabu, 15 April 2026 - 19:44 WIB

‎Sinergi Kuat di Moyo Hilir, Tata Tanam MK I 2026 Siap Dilaksanakan ‎

Berita Terbaru