Di Balik Masjid Balelutu, Hasanudin Menunggu Uluran Tangan di Tengah Sakit yang Tak Kunjung Usai

REDAKSI OPOSISI NEWS 86

- Redaksi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 22:28 WIB

50252 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bale Lutu Agara/Oposisi News86 – Di belakang Masjid Balelutu, Kecamatan Ketambe, berdiri sebuah gubuk sederhana yang nyaris tak layak disebut tempat tinggal. Dindingnya rapuh, atapnya bocor di beberapa bagian, dan lantainya masih berupa tanah.

Di tempat itulah Hasanudin bertahan hidup seorang diri, menjalani hari-hari yang berat sambil menahan rasa sakit yang telah menggerogoti tubuhnya sejak bertahun-tahun lalu.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak 2022 hingga kini, 2026, Hasanudin menderita penyakit yang oleh warga sekitar disebut sebagai barah. Luka itu terletak di bagian atas paha kanan. Pada saat-saat tertentu, luka tersebut mengeluarkan cairan dan menimbulkan rasa perih yang luar biasa. Ketika penyakitnya kambuh, Hasanudin kesulitan berjalan.

Langkahnya pincang dan tubuhnya mudah goyah. Dalam kondisi yang lebih parah, ia bahkan tidak mampu bangun dari tempat tidur karena rasa sakit yang menusuk dan melemahkan seluruh badan.

Baca Juga :  Tragedi Berdarah di Aceh Tenggara, 5 Orang Tewas dan 2 Luka-Luka

Hasanudin hidup dalam kesunyian. Ia tidak memiliki istri. Anak kandungnya telah berumah tangga dan menjalani kehidupan sendiri dengan keterbatasan ekonomi.

Bantuan yang bisa diberikan pun tidak seberapa. Sehari-hari, Hasanudin hanya mengandalkan belas kasih orang-orang di sekitarnya untuk sekadar bertahan hidup. Untuk memenuhi kebutuhan makan saja sering kali tidak menentu, apalagi memikirkan biaya pengobatan.

Gubuk yang kini ia tempati bukanlah rumah miliknya. Bangunan itu merupakan bekas tempat tinggal tukang bangunan masjid yang sudah lama ditinggalkan.

Di sanalah Hasanudin berlindung dari panas dan hujan. Ketika malam tiba dan rasa sakit menyerang, ia hanya bisa berbaring sendiri tanpa ditemani keluarga, tanpa perawatan medis, sambil menahan nyeri yang kerap datang tiba-tiba.

Keinginan untuk berobat sebenarnya selalu ada. Hasanudin ingin sembuh dan kembali berjalan normal. Namun keinginan itu terus terhalang oleh kenyataan pahit: ia tidak memiliki biaya.

Baca Juga :  Dokter Spesialis Kandungan Aceh Tenggara Ikut Maju Menuju Kursi DPR Aceh 2024, Berikut Profilnya

Untuk sekadar memeriksakan diri saja ia harus berpikir berkali-kali. Pengobatan yang layak terasa seperti sesuatu yang terlalu jauh untuk digapai.

Kini, satu-satunya harapan Hasanudin bergantung pada kepedulian sesama. Ia berharap ada uluran tangan dari masyarakat yang masih diberi kelapangan rezeki agar dirinya dapat menjalani pengobatan dan memperoleh perawatan yang layak.

Bagi Hasanudin, bantuan apa pun sangat berarti, bukan hanya untuk meringankan beban biaya, tetapi juga untuk menguatkan keyakinannya bahwa ia tidak sepenuhnya sendiri menghadapi sakit yang dideritanya.

Bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuan atau sekadar memastikan langsung kondisi Hasanudin, ia dapat dihubungi melalui nomor telepon 081241180345. Kontak lain yang dapat dihubungi adalah 082350850507 (Ican).

Melalui kepedulian bersama, Hasanudin berharap masih ada harapan untuk sembuh dan menjalani sisa hidup dengan lebih manusiawi. [KAMISAN]

Berita Terkait

Penerbangan Perintis Kembali Mengudara di Alas Leuser, Harapan Baru Masyarakat Aceh Tenggara
Ekspedisi Literasi: Pelajar Darul Qur’an “Menyantap” Koleksi Langka Di Jantung Kutacane
Siaga di Kaki Leuser: Bupati Minta Warga ‘Negeri Sepakat’ Tak Lengah di Puncak Musim
Inspeksi Mendadak Bupati Salim Fahri: Mengukur Denyut Nadi Sekolah di Lawe Alas
Ucapan Selamat dan Sukses
Efektivitas Birokrasi Daerah: Kantor Perapat Hulu: Oase Pelayanan 24 Jam di Tengah Sunyi Senyap Kantor Desa
Membumikan Bela Negara: Peran Vital DPC GBNN Aceh Tenggara dalam Pembangunan Karakter dan Daerah
Misteri Kenaikan Harga Beras Terkuak di Lawe Sigalagala: Bupati Agara Turun Tangan!

Berita Terkait

Jumat, 15 Agustus 2025 - 08:22 WIB

Polres Meranti Tahan Pejabat DKPP Atas Dugaan Korupsi Bibit Kopi Liberika

Rabu, 25 Juni 2025 - 08:48 WIB

GRIB Jaya Kep. Meranti Gelorakan Dukungan Penuh untuk Polres Meranti dalam Ciptakan Kamtibmas Kondusif

Jumat, 20 Juni 2025 - 14:58 WIB

Kado Spesial Hari Bhayangkara ke-79: Polres Meranti Beri SIM Gratis untuk Warga Berulang Tahun di Tanggal Istimewa

Rabu, 28 Mei 2025 - 18:45 WIB

Polsek Merbau Berhasil Ungkap Kasus Pencabulan dan Persetubuhan Terhadap Anak di Bawah Umur

Senin, 5 Mei 2025 - 12:34 WIB

Polsek Merbau Berhasil Ungkap Kasus Dugaan Tindak Pidana Pencurian

Rabu, 26 Februari 2025 - 11:29 WIB

Keluarga Besar SMA Negri 3 Tebing Tinggi Gelar Santunan Anak Yatim

Kamis, 20 Februari 2025 - 13:56 WIB

Polres Meranti Gelar Patroli KRYD Pasca Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Meranti

Selasa, 18 Februari 2025 - 13:40 WIB

Sekretaris Dpc Grib Jaya Meranti Apresiasi Kunjungan Ketua DPD dan 12 Ketua DPC Grib Jaya Riau Temui Ketum DPP

Berita Terbaru