Singkil, 15 November 2025 — Kondisi jalan menuju Desa Muara Pea, Kecamatan Kota Baharu, Kabupaten Singkil, kembali memprihatinkan dan menjadi sorotan publik. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir membuat akses utama menuju desa semakin sulit dilalui. Jalan yang rusak parah berubah menjadi licin dan berlubang, sehingga membahayakan para pengguna jalan.
Kepala Desa Muara Pea, Samo, membenarkan kondisi tersebut. Ia menjelaskan bahwa masyarakat kerap mengalami kesulitan saat melewati jalan tersebut, terutama ketika musim hujan tiba.
“Kami sangat membutuhkan pengaspalan untuk menuju desa kami dan kami berharap perhatian dari pemerintah daerah dan instansi terkait,” ujarnya.
Menurut sejumlah warga, kerusakan jalan sudah berlangsung lama. Pada musim kemarau, debu tebal mengganggu aktivitas masyarakat, sementara saat musim penghujan kondisi jauh lebih parah karena jalan berubah menjadi kubangan lumpur. Situasi ini tidak hanya mengganggu mobilitas, tetapi juga menghambat aktivitas ekonomi warga, termasuk distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok.
Seorang warga Muara Pea mengungkapkan, “Kami sangat kesulitan kalau hujan turun. Jalan penuh lumpur, kendaraan sering terjebak. Anak-anak sekolah juga sering terlambat karena harus berjalan jauh.”
Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki jalan tersebut, mengingat fungsinya sebagai jalur utama keluar masuk desa. Mereka menilai bahwa perbaikan yang dilakukan selama ini hanya bersifat sementara dan belum memberikan solusi menyeluruh.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah setempat mengenai rencana penanganan jalan rusak tersebut. Meski begitu, masyarakat Desa Muara Pea tetap berharap perbaikan dapat segera direalisasikan demi kelancaran aktivitas dan keselamatan bersama. [ER.K]




































