Setelah Api Padam, Uluran Tangan Datang: Solidaritas untuk Korban Kebakaran Gayo Lues

REDAKSI

- Redaksi

Minggu, 3 Agustus 2025 - 20:56 WIB

50422 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Penampaan Saparuddin memberikan bantuan kepada korban kebakaran.

Gayo Lues — Minggu Siang, menjadi hari yang tak terlupakan bagi Rizki Aramiko. Pukul 14.30 WIB, rumahnya di Desa Penampaan, Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, dilahap api. Insiden ini, yang menghanguskan seluruh harta benda Rizki, memicu respons cepat dari berbagai pihak.

Kepala Desa Penampaan, Saripudin, menjadi pihak pertama yang bereaksi. Ia mendatangi lokasi kejadian tidak lama setelah api berhasil dipadamkan, Minggu (02/07/2025).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sikap Saripudin ini menunjukkan pola respons cepat dari tingkat pemerintahan terendah, yang menjadi kunci dalam penanganan darurat. “Kami berharap keluarga korban bisa bersabar menghadapi cobaan ini,” ujar Saripudin, menekankan pentingnya dukungan moral selain materi.

Baca Juga :  Untuk Mendukung Kesejahteraan Para Petani.

Bantuan yang ia serahkan secara langsung menjadi bukti nyata bahwa pemimpin desa memiliki peran krusial sebagai garda terdepan dalam menghadapi krisis di tingkat lokal.

Tak hanya dari desa, perhatian juga datang dari Pemerintah Kabupaten Gayo Lues. Dinas Sosial, di bawah kepemimpinan Kadis Jasiwa Maytanse, segera mengaktifkan tim bantuan.

Kabid Sosial Kabupaten Gayo Lues mewakili Kepala Dinas Sosial Julkifli saat memberikan bantuan kepada korban kebakaran malam tadi.

Kabid Sosial, Julkifli, menjelaskan, “Kami segera mendirikan tenda untuk tempat tinggal sementara dan menyalurkan bantuan sandang serta pangan. Ini adalah langkah awal kami untuk memastikan kebutuhan dasar korban terpenuhi.”

Baca Juga :  SDN 2 Percontohan Blangkejeren Gelar IHT, Kadisdik Motivasi Tenaga Pendidik

Respons berjenjang ini, dari kepala desa hingga dinas sosial kabupaten, memperlihatkan alur koordinasi yang efektif. Sementara Saripudin memberikan bantuan personal dan dukungan emosional, Dinas Sosial melengkapi dengan bantuan terstruktur yang lebih besar.

Sinergi antara pemerintah desa dan kabupaten ini memastikan bahwa Rizki Aramiko dan keluarganya tidak berjuang sendirian.

Kasus ini menjadi contoh bagaimana sebuah tragedi dapat menyatukan berbagai elemen masyarakat dan pemerintahan untuk satu tujuan: membantu sesama. []

Berita Terkait

Ketika Luka Alam Belum Mengering di Tanah Gayo Lues
Marak Penipuan Kartu Perdana Telkomsel di Facebook, Konsumen Gayo Lues Jadi Korban
Banjir Bandang Gayo Lues: Luka Alam yang Belum Sembuh, Kewaspadaan yang Tak Pernah Usai
Wakapolres Gayo Lues Pimpin Kegiatan Bhakti Sosial Di Desa Pining, Berikut Videonya
Wakapolres Gayo Lues Pimpin Pergantian Pasukan Bakti Sosial di Kampung
Lewat Program Polri Peduli, Sumur Bor Dibangun di Masjid Al Ikhlas Desa Rigeb
Jembatan Gantung Pepalan Putus Saat Hujan Deras, Dua Warga Dilaporkan Hanyut
Mendidik Dengan Hati: Pola Asuh Cerdas Era Digital Di Gayo Lues

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:07 WIB

Retret PWI 2026 Teguhkan Peran Pers sebagai Penjaga Ketahanan Informasi Bangsa

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB