Banyak Perumahan Di Karimun Abaikan Pasal 33 UUD 1945

SAJIRUN SARAGIH

- Redaksi

Selasa, 10 Juni 2025 - 11:41 WIB

50414 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun/Kepri – Banyak Pihak Pengelola Perumahan Abaikan Pasal 33 UUD 1945 mengatur tentang perekonomian nasional. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan, dengan cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

Dalam pasal 33 ayat 3 lebih di perjelas lagi,” Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat”

Pasal ini menegaskan bahwa sumber daya alam merupakan milik negara dan harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat, bukan hanya sebagian kecil masyarakat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di kutip dari berbagai sumber,
Sumber daya air, termasuk sungai, tidak dapat dikuasai pribadi. Dalam hukum Indonesia, sumber daya air termasuk aset negara yang dikelola oleh pemerintah untuk kepentingan umum. Penguasaan pribadi terhadap sumber daya air dianggap ilegal dan dapat dikenai sanksi hukum.

Baca Juga :  Brimob Sumbawa Laksanakan Sholat Idul Adha dan Pemotongan Hewan Qurban

Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air (UU SDA) secara tegas menyatakan bahwa air dan sumber daya air tidak boleh dimiliki oleh individu, kelompok, atau perusahaan.

Negara memiliki hak untuk menguasai dan mengelola sumber daya air agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Eksploitasi air tanah yang berlebihan dapat dikenakan sanksi pidana, seperti denda dan hukuman penjara.

Pemanfaatan sumber daya air harus memperhatikan kepentingan umum dan kelestarian lingkungan.

Meskipun UU SDA mengakui keterlibatan swasta, namun pengusahaan air harus dilakukan dengan pembatasan ketat untuk mencegah dampak negatif bagi masyarakat dan lingkungan.

Pengambilan air tanah yang tidak sesuai dengan ketentuan dapat dianggap sebagai tindak pidana dan dikenakan sanksi.

Dengan demikian, penguasaan pribadi terhadap sumber daya air merupakan tindakan yang melanggar hukum dan tidak sesuai dengan prinsip pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Baca Juga :  Polda Bali Amankan Kurir Narkoba Asal Peru Bernilai 10 Milyar Rupiah

Dari pantauan kita di lapangan banyak perumahan yang mengelola air minum sendiri ,bahkan sampai memiliki meteran sendiri, dalam hal ini sudah seperti mendirikan PDAM di kompleks perumahan milik developer, hal ini jelas sangat bertentangan dengan pasal 33 ayat 3, di mana di sebutkan ,
Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat”.

Secara terpisah ketika kita konfirmasi salah seorang masyarakat yang tinggal dekat perumahan pelipit yang tidak ingin namanya di publikasikan dalam pemberitaan ini , selasa , 10/06/2025, menyampaikan ke awak media ini, di rumah saya ada PAM nya, dan meteran pun ada, yang punya menurut info yang kita dapat orang depelover perumahan jelasnya. [Tim – Bersambung]

Berita Terkait

Bersinergi Pulihkan Negeri, TNI–Polri dan Warga Ulim Gotong Royong Pascabencana Banjir
Data Warga Diminta Mendadak, SHU Tak Merata: Kades Aimual Angkat Suara
DPC PJI Bojonegoro Tasyakuran 27 Tahun PJI dan HUT ke 1 DPC Bojonegoro
Ironis!! Dituduh Curi Dokumen di Hotel Miliknya, Pasutri Pemilik Hotel Menjerit Cari Keadilan
Kapolres Badung Ajak Lapisan Masyarakat Manfaatkan Layanan SIM di Satpas Badung
Pengabdian dan Prestasi, Dandim 1607/Sumbawa Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat dan Purna Tugas
DARAH PENGKHIANAT G30S/PKI, DALAM LUKA KOLEKTIF DAN TANTANGAN GENERASI MUDA
Selamat Menempuh Hidup Baru, Do,a Terbaik Untuk Kedua Mempelai Semoga Terpilih Menjadi Pasangan yang Bahagia

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:24 WIB

Menhan Tekankan Peran Pers Hadapi Perang Psikologis di Era Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:14 WIB

Retret PWI 2026 Teguhkan Peran Pers sebagai Penjaga Ketahanan Informasi Bangsa

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB