Pangdam Iskandar Muda Hadiri Konferensi Pers Kolaborasi Pengungkapan Kasus Narkotika di Banda Aceh

REDAKSI 2

- Redaksi

Selasa, 17 September 2024 - 23:18 WIB

50200 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Banda Aceh – Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr. (Han), menghadiri konferensi pers yang digelar oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh terkait keberhasilan pengungkapan kasus narkotika. Acara ini berlangsung di Kantor BNNP Aceh dan dihadiri oleh berbagai unsur terkait, termasuk aparat penegak hukum dan tokoh masyarakat. Selasa (17/09/24).

Konferensi pers ini bertujuan untuk mengumumkan hasil operasi gabungan yang berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika, serta memperlihatkan komitmen pemerintah dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba, khususnya di wilayah Aceh yang menjadi salah satu daerah rawan peredaran narkotika. Kehadiran Pangdam IM menegaskan sinergi yang solid antara TNI dan BNN, yang terus mendukung langkah-langkah pencegahan dan pemberantasan narkotika demi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNN RI, Marthinus Hukom, S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa operasi yang dilakukan di sekitar perairan Kuala, Kabupaten Aceh Timur, pada Minggu (8/9/2024), berhasil menggagalkan penyelundupan sabu seberat 29 kilogram yang diduga berasal dari Thailand. “Operasi ini merupakan bukti nyata kolaborasi antara BNN, Polri, TNI, serta aparat penegak hukum lainnya, yang terus bersinergi dalam memerangi peredaran narkoba,” ujarnya. Enam tersangka berhasil diamankan dalam operasi tersebut, yang dipicu oleh informasi dari masyarakat setempat.

Baca Juga :  Kasatgas Opsda Operasi Lilin Seulawah 2023 Tinjau Posko Pengamanan Nataru

Dalam kesempatan tersebut Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi keberlangsungan bangsa. “Para pengedar narkoba adalah pengkhianat bangsa. Mereka merusak masa depan generasi muda kita sedikit demi sedikit. Bayangkan dampak yang ditimbulkan narkoba bagi kelangsungan negeri ini,” ujarnya tegas. Ia juga menambahkan bahwa narkoba tidak hanya menghancurkan moral, tetapi juga menggerogoti kekuatan bangsa dari dalam.

“Para pelaku mencari keuntungan dengan cara haram, dan ini adalah musuh bersama yang harus kita lawan,” pungkas Pangdam IM.

(Red)

Berita Terkait

Disersi hingga Dugaan Jadi Tentara Bayaran, Bripda Muhammad Rio Dicopot dari Status Polisi
Direktur PT Media Harian Daerah, Bapak Kifran, S.H., Berpulang ke Rahmatullah
Nahkoda Baru Penanganan Sosial Aceh: Chaidir di Kursi Plt, Asa IPSM pada Kontinuitas
Dari Solo Ke Tanah Rencong: Menyambut Pimpinan PWI Dengan Peusijuk Menuntut Kebenaran Jurnalistik.
Selamat & Sukses
Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah Resmi Sandang Pangkat Irjen
Truk Tangki CPO Rusak Jalan Nasional, KPA Dorong Investasi Pelabuhan CPO untuk Solusi Jangka Panjang
Paskibraka Gayo Lues: Sebuah Langkah Taktis Menuju Cita-Cita

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:07 WIB

Retret PWI 2026 Teguhkan Peran Pers sebagai Penjaga Ketahanan Informasi Bangsa

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB