Pria Paruh Baya Ditemukan Meningal di Kebun Kelapa, Diduga Jatuh Dari Pohon Kelapa

REDAKSI 2

- Redaksi

Selasa, 11 Juni 2024 - 15:35 WIB

50258 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LHOKSEUMAWE – Seorang pria ditemukan meninggal dunia dan membengkak di bawah pohon kelapa di Lorong Sirazul Kari, Dusun Teungoh, Desa Blang Pulo, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Selasa ( 11/6/2024)!Sekitar pukul 10.20 WIB.

Korban diidentifikasi sebagai Zulkifli alias Gam Puteh, seorang petani berusia 52 tahun yang tinggal di Lorong Sirazul Kari, Dusun Teungoh, Desa Blang Pulo, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto, S.I.K melalui Kapoksek Muara Satu IPTU Syadli mengatakan, penemuan ini dilaporkan oleh saksi-saksi, yaitu Vena Maulina, Husna, dan Nurhayati, yang merupakan keponakan dan kakak korban.

Baca Juga :  Dandim 0103/Aceh Utara Pimpin Upacara Ziarah Nasional Di Taman Makam Pahlawan Lhokseumawe

Menurut keterangan saksi, sebut Kapolsek, keluarga Zulkifli mulai mencari keberadaannya sejak Minggu, 9 Juni 2024, ketika ia tidak kembali ke rumah. Pada hari Selasa sekitar pukul 10.00 WIB, para saksi melakukan pencarian di kebun kelapa keluarga Zulkifli, yang terletak sekitar 150 meter dari rumahnya. Sekitar pukul 10.20 WIB, mereka menemukan Zulkifli dalam keadaan tidak bernyawa dengan tubuh yang telah membengkak, tertelungkup di bawah pohon kelapa di kebun tersebut.

Lebih lanjut, Kapolsek menambahkan bahwa Zulkifli adalah seorang tukang panjat kelapa yang sering memetik buah kelapa di kebun milik keluarganya dan di kebun orang lain. Ia diduga jatuh dari pohon kelapa dan ditemukan di bawah pohon kelapa setinggi 25 meter, dan diduga sudah meninggal sekitar 3 hari.

Baca Juga :  Dandim Aceh Utara Pimpin Upacara Bendera

Pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah awal, untuk melakukan penyelidikan dan termasuk berkoordinasi dengan pihak medis serta Keluarga korban, ungkap Kapolsek.

Keluarga korban menerima kejadian ini dengan ikhlas dan tidak berniat menuntut pihak manapun. Mereka akan melaksanakan prosesi pengurusan jenazah sesuai dengan ajaran agama Islam dengan bantuan dari RSU Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara. Evakuasi jenazah dilakukan oleh Puskesmas Muara Satu dengan dukungan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Lhokseumawe, pungkasnya.(red)

Berita Terkait

2,3 Miliar Modal Dua BUMG Di Kecamatan Sawang Diduga Jadi Ajang Korupsi
TNI Gelar Karya Bakti Bersihkan Masjid Jelang Ramadhan di Lhokseumawe
Akademisi dan Tokoh Masyarakat Dukung Prof. Husni Mubarak Calon Rektor IAIN Lhokseumawe
Pererat Kemitraan, Polres Lhokseumawe Jalin Silaturahmi dengan Insan Pers
Satlantas Polres Lhokseumawe Pasang Spanduk Peringatan di Daerah Rawan Laka
HUT Persit ke-79, Kodim Aceh Utara Gelar Turnamen Bola Voli
Ambulance RSU Bunda Lhokseumawe Diduga Bertarif 7 Ribu Rupiah Per KM
Pramuka MAN 1 Lhokseumawe Adakan Persami

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:24 WIB

Menhan Tekankan Peran Pers Hadapi Perang Psikologis di Era Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:14 WIB

Retret PWI 2026 Teguhkan Peran Pers sebagai Penjaga Ketahanan Informasi Bangsa

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB