Transparansi Pengelolaan Dana Bos Sebagai Solusi Kekurangan Peralatan Dan Bahan Ajar Di SD.

REDAKSI

- Redaksi

Minggu, 2 Juni 2024 - 13:50 WIB

50448 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis: Alfi, Universitas Riau (UIR)

Jurusan: PGSD

Pekanbaru – Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) merupakan salah satu instrumen penting yang disediakan oleh pemerintah untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan dasar di Indonesia. Sayangnya, meskipun dana tersebut dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan operasional sekolah, masih banyak sekolah dasar (SD) yang mengalami kekurangan peralatan dan bahan ajar.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam konteks ini, transparansi dalam pengelolaan Dana BOS menjadi solusi yang sangat krusial untuk mengatasi masalah tersebut.

Pertama-tama, transparansi pengelolaan Dana BOS dapat meningkatkan kepercayaan semua pihak yang terlibat, termasuk orang tua murid, guru, dan masyarakat sekitar. Ketika penggunaan dana tersebut terbuka dan dapat diakses oleh publik, maka akan ada pengawasan yang lebih ketat terhadap penggunaannya.

Hal ini mencegah potensi penyelewengan dan memastikan dana tersebut benar-benar digunakan untuk keperluan pendidikan.

Baca Juga :  Miris!!! Pembawa Kayu Ilegal, KKM dan Nahkoda KM Putri Diana Jadi Tersangka.

Selain itu, transparansi memungkinkan identifikasi kebutuhan yang lebih akurat. Dengan melibatkan guru dan pihak sekolah dalam proses perencanaan dan pelaporan, kebutuhan spesifik seperti peralatan laboratorium, buku, dan alat tulis dapat diidentifikasi dengan tepat dan diprioritaskan. Ini sangat penting karena kebutuhan setiap sekolah bisa berbeda-beda tergantung pada kondisi dan situasi masing-masing.

Transparansi juga memfasilitasi kolaborasi yang lebih baik antara sekolah dan masyarakat.

Ketika masyarakat mengetahui bagaimana dana BOS digunakan, mereka bisa lebih proaktif dalam memberikan dukungan tambahan, baik dalam bentuk donasi, partisipasi dalam kegiatan sekolah, atau bahkan membantu mencari solusi alternatif untuk memenuhi kebutuhan sekolah. Sinergi semacam ini akan memperkuat ekosistem pendidikan dan menjadikan sekolah lebih mandiri dan berdaya.

Baca Juga :  Polres Kampar Ungkap kasus illegal logging di Sawmill Terbesar diwilayah hukumnya

Namun, untuk mewujudkan transparansi yang efektif, dibutuhkan sistem yang mudah diakses dan dipahami oleh semua pihak. Penggunaan teknologi informasi seperti portal online atau aplikasi khusus dapat menjadi salah satu solusinya.

Dengan adanya platform semacam ini, laporan keuangan dan perencanaan penggunaan dana bisa dipublikasikan secara real-time dan diaudit oleh pihak berwenang serta masyarakat umum.

Sebagai kesimpulan, transparansi pengelolaan Dana BOS merupakan kunci untuk mengatasi kekurangan peralatan dan bahan ajar di sekolah dasar. Dengan transparansi, penggunaan dana menjadi lebih tepat sasaran, akuntabel, dan efisien. Selain itu, transparansi juga membuka ruang untuk partisipasi aktif dari berbagai pihak dalam mendukung kualitas pendidikan.

Oleh karena itu, langkah-langkah untuk meningkatkan transparansi harus menjadi prioritas utama dalam pengelolaan Dana BOS ke depan.[]

Berita Terkait

STOP PERSS WARTAWAN MEDIA OPOSISI NEWS 86.COM
Didatangi Puluhan Murid SDN 11 Bokor, Aipda Ashobirin Kenalkan Literasi Digital.
Polres Kampar Ungkap kasus illegal logging di Sawmill Terbesar diwilayah hukumnya
Plt Bupati Asmar Tinjau Mobil Damkar dan Truk Sampah Baru
PKK Kepulauan Meranti Ikut Sukseskan PIN Polio Rangsang Barat
Kompetisi Semarak dengan Penampilan Gemilang Para Atlet Lintas Generasi
Meranti Terima 3 Penghargaan dalam Harganas ke-31 Provinsi Riau
Pimpin Sertijab 6 Pejabat Utama, Ini Harapan Kapolres Kepulauan Meranti.

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:24 WIB

Menhan Tekankan Peran Pers Hadapi Perang Psikologis di Era Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:14 WIB

Retret PWI 2026 Teguhkan Peran Pers sebagai Penjaga Ketahanan Informasi Bangsa

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB