Lagi Lagi Haji Uma Fasiltasi Pemulangan Dua Warga Aceh yang Sakit di Malaysia

REDAKSI 2

- Redaksi

Jumat, 16 Agustus 2024 - 09:24 WIB

50239 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Banda Aceh – Dua warga Aceh yang bekerja di Malaysia yakni Mursyidah (29) asal Kabupaten Aceh Utara dan Hamdani (19) asal Kabupaten Aceh Timur dipulangkan ke tanah air karena sakit.

Keduanya didampingi Iskandar (suami Mursyidah), tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang Kabupaten Besar, Kamis (15/8/2024) pagi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mursyidah yang didampingi suaminya langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh oleh tim H. Sudirman atau Haji Uma, anggota DPD RI asal Aceh guna mendapat penanganan medis.

Sementara Hamdani langsung dipulangkan ke kediaman keluarga di Gampong Seuneubok Pase, Sungai Raya Kabupaten Aceh Timur menggunakan moda transportasi umum. Hamdani dipulangkan karena diduga mengalami depresi di Malaysia.

“Alhamdulillah, saudara kita yang sakit di Malaysia telah tiba di Banda Aceh. Hamdani langsung kita pulangkan ke Aceh Timur, sedangkan Mursyidah kita rujuk dan telah mendapat penananganan medis di IDG RSUDZA”, ujar Mulyadi Syarif, Staf Ahli anggota DPD RI yang memfasilitasi proses rujukan ke RUDZA.

Baca Juga :  Jelang Hari Bhayangkara Ke 77, Wakapolda Aceh Pimpin Rapat Kesiapan Panitia

Dari keterangan Mulyadi Syarif, proses pengurusan pemulangan Mursyidah dan Hamdani turut difasilitasi oleh Persatuan Perantau Aceh Malaysia (PPAM) di Malaysia.

Haji Uma sendiri membantu memfasilitasi penjemputan dari Bandara SIM dan pemulangan Hamdani ke Aceh Timur serta proses rujukan ke RSUDZA Banda Aceh. Haji Uma juga membantu biaya pendamping Mursyidah selama proses penanganan medis di Banda Aceh.

Biaya pemulangan Mursyidah dan suaminya Rp 8.600.000 bersumber dari donasi yang digalang oleh tim PPAM Rp 5.850.000 dan sisanya Rp 2.750.000 berasal dari suami Mursyidah. Sedangan biaya pemulangan Hamdani berasal dari keluarga Rp 4.000.000 dan bantuan yang digalang tim PPAM Rp 800.000.

Baca Juga :  Peugrob Nezar: Tanpa Jurnalisme, Masyarakat Bisa Alami Kekacauan Informasi

Anggota DPD RI asal Aceh H. Sudirman alias Haji Uma secara terpisah mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut membantu, terutama tim PPAM di Malaysia yang telah membantu proses fasilitasi pemulangan Hamdani dan Mursyidah ke Aceh.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama ikut membantu, terutama Teuku Ricki dan tim PPAM di Malaysia yang telah memfasilitasi pengurusan untuk pemulangan kedua saudara kita hingga tiba di Aceh”, ujar Haji Uma.

Sementara itu, Iskandar selaku suami dari Mursyidah mengucapkan terima kasih PPAM, Haji Uma serta berbagai pihak yang telah membantu proses pemulangan dan proses rujukan istrinya di RSUDZA Banda Aceh.(red)

Berita Terkait

Disersi hingga Dugaan Jadi Tentara Bayaran, Bripda Muhammad Rio Dicopot dari Status Polisi
Direktur PT Media Harian Daerah, Bapak Kifran, S.H., Berpulang ke Rahmatullah
Nahkoda Baru Penanganan Sosial Aceh: Chaidir di Kursi Plt, Asa IPSM pada Kontinuitas
Dari Solo Ke Tanah Rencong: Menyambut Pimpinan PWI Dengan Peusijuk Menuntut Kebenaran Jurnalistik.
Selamat & Sukses
Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah Resmi Sandang Pangkat Irjen
Truk Tangki CPO Rusak Jalan Nasional, KPA Dorong Investasi Pelabuhan CPO untuk Solusi Jangka Panjang
Paskibraka Gayo Lues: Sebuah Langkah Taktis Menuju Cita-Cita

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:24 WIB

Menhan Tekankan Peran Pers Hadapi Perang Psikologis di Era Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:14 WIB

Retret PWI 2026 Teguhkan Peran Pers sebagai Penjaga Ketahanan Informasi Bangsa

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Irigasi Hancur, Petani Geureudong Pase Terjerembab Krisis

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:29 WIB

ACEH

Subuh yang Mengajarkan Kepemimpinan

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:28 WIB