Melalui Inovasi Sosial, PT. Timah Berikan Dampak Meluas Bagi Masyarakat Lingkar Tambang 

REDAKSI

- Redaksi

Kamis, 22 Agustus 2024 - 19:44 WIB

50535 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEPRI, BANGKA BARAT — PT Timah terus berkomitmen untuk melakukan pemberdayaan masyarakat di lingkar tambang dengan mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki. Salah satu program pemberdayaan yang dilakukan yakni melalui inovasi sosial yang dilaksanakan di wilayah operasional perusahaan.

 

Dari berbagai program inovasi sosial yang dilakukan PT Timah bagi masyarakat di lingkar tambang telah melahirkan local hero yang dampaknya telah dirasakan warga sekitar.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Tiga tokoh lokal hero binaan PT Timah ini membagikan pengalaman mereka bersama PT Timah dalam menggerakkan ekonomi masyarakat dalam Webinar CARBON # 4 (Cerita Bersama Sucofindo) yang digelar secara virtual pada Rabu (21/8/2024).

 

Lokal Hero PT Timah yang menceritakan pengalamannya ialah Arief Junanto Kepala Sekolah Luar Biasa Muntok, Ananda Rahmat dari Kelompok Tani Pemuda Harapan yang melaksanakan program BELA NUSANTARA (Belo Laut Inklusif Berkelanjutan dan Sejahtera) dan Zulyanti Local Hero PT TIMAH Tbk TB Batu Besi yang menyampaikan NEW LIFE AFTER MINING.

 

Tak hanya mereka bertiga, webinar ini juga menghadirkan narasumber yang merupakan lokal hero seperti Dede Ahmad dari PT Pertamina Patra Niaga FT Bandung memberikan materi Berbagi Rasa dan Cerita, Alex Eko Setiawan binaan PT Pertamina Patra Niaga Shafthi, dengan materi Betel Leaf Empowerment.

 

Kepala SLB Negeri Muntok, Arief Jananto mnyampaikan, PT Timah dan SLB Negeri Mentok melaksanakan program Sekolah Enterpreneur Difabel untuk membantu dan mendukung kemandirian ekonomi para penyandang disabilitas yang merupakan pelajar dan alumni.

Baca Juga :  Mantap. Kapolsek Kuba Lakukan Perbaikan Asrama Demi Kenyamanan Jajarannya

 

Menurutnya, program Sekolah Enterpreneur Difabel sejalan dengan visi misi sekolah untuk mendukung kemandirian para pelajar. Para siswa diberikan pelatihan membatik dan juga membuat usaha jus buah.

 

Tidak hanya membina para pelajarnya, tapi PT Timah juga memberikan dukungan peralatan, perlengkapan, pelatihan dan menyediakan tempat penjualan untuk memasarkan produk program BELA NUSANTARA.

 

“Program ini dilaksanakan secara terintegrasi, tidak hanya di SLB Negeri Mentok, tapi juga terintegrasi dengan kelompok binaan lainnya yang tergabung dalam program BELA NUSANTARA seperti kelompok Pemuda harapan yang mensuplai kebutuhan buah dan kami memberikan limbah buah ke mereka untuk diolah menjadi kompos, termasuk suplai pempek udang dari kelompok pempek udang wanita tangguh,” katanya.

 

Arief melanjutkan, PT Timah telah membina mereka dari hulu ke hilir, bahkan membantu menambah varian motif batik yang mereka produksi, serta membantu promosi produk mereka. Hal ini membuat para pelajar semakin semangat untuk memproduksi batik. Selain itu, motif batik diciptakan sudah diakui melalui HAKI oleh Kemenkumham.

 

“Dulu motif batik kami terbatas dan penjualannya juga masih sedikit. Tapi setelah PT Timah membina kami untuk memperbanyak motif, dan memperluas jangkauan penjualan batik kami. Siswa juga menjadi lebih bersemangat dengan hadirnya PT Timah,” ucapnya.

 

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Pemuda Harapan binaan PT Timah, Ananda Rahmat mengatakan, Program BELA NUSANTARA bersama PT Timah yang dilakukan yakni Agroforestry.

Baca Juga :  Direktur Utama PT Timah dan Kejati Kepri Tandatangani Kerja Sama Tentang Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara 

 

Mereka memanfaatkan lahan bekas tambang yang ada di Desa Belo Laut unuk dikembangkan menjadi lahan produktif. Hal ini berkat dukungan PT Timah mereka bisa melaksanakan kegiatan agroforestry di lahan bekas tambang. Mereka dibina untuk membuat kompos dan melakukan irigasi dengan sistem hemat air.

 

“Kegiatan agroforestry dengan menanam tanaman keras dan tanaman produktif, diantaranya tanaman buah, sayur, dan sebagainya di lahan bekaa stambang. Kami juga sudah memanfaatkan limbah organik yang timbul akibat kegiatan kami, kami memanfaatkan limbah tersebut menjadi kompos. Selain itu, kami juga menerpakan irigasi hemat air dengan sistem tetes,” katanya.

 

Zulyanti lokal hero PT Timah dari Batu Besi Kabupaten Belitung Timur menceritakan mereka melakukan budidaya pengeolaan tanaman lokal nanas badau. Mereka mengolah nanas badau menjadi berbagai makanan olahan seperti dodol dan produk mereka sudah dikenal masyarakat.

 

Namun, saat Covid-19 melanda berpengaruh pada usaha mereka dan terpaksa harus menghentikan usahanya. Padahal kala itu, mereka juga harus memenuhi kebutuhan ekonomi.

 

“Covid mereda, kami memulai membuka usaha kembali. Beruntung PT Timah melirik usaha saya dengan membina dengan bantuan modal. Berkat bantuan modal PT Timah, usaha Dodol Nanas Badau semakin dikenal dan omzet terus bertambah,sampai sekarang. Berkat usaha Dodol Nanas merubah kehidupan, baik anak, saya dan suami berhasil menuntaskan pendidikan sampai S1,” tutupnya.

 

A.Yahya

 

Berita Terkait

Lurah Harjosari Larang Peliputan Pertemuan Pengembang dan Warga, Memantik Sorotan atas Komitmen Keterbukaan Informasi
Dua THM Terbesar di Karimun Tutup Pascainsiden Tewasnya Seorang Pengunjung, Polisi Didesak Usut Tuntas
Bupati Karimun Teruskan Aspirasi Nelayan ke Pemerintah Pusat, Desak Kajian Lingkungan Baru atas Rencana Pengelolaan Sedimentasi Laut
Dugaan Penganiayaan oleh Oknum PM di THM Karimun: Nyawa Melayang, Jam Operasional Dipertanyakan
Iskandar Tanjung Laporkan PLN Karimun ke Kejaksaan, Desak Usut Tuntas Dugaan Kelalaian di Balik Blackout Total
Mega Proyek Kutei North Hub Dimulai, Karimun Bidik Ribuan Lapangan Kerja untuk SDM Lokal
Berantas Peredaran Miras di Karimun, Penindakan Tak Cukup Menyasar Warung Kecil
Polres Karimun Didesak Tuntaskan Dugaan Intimidasi dan Penyerangan terhadap Wartawan, Publik Menanti Kepastian Hukum

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Dugaan Tata Kelola KPRI Sejahtera Mengemuka, Pengurus Persilakan Audit dan Buka Ruang Klarifikasi Semua Pihak

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:39 WIB

Ujian Seleksi Perangkat Desa Tawangsari Digelar Terbuka, Integritas dan Kompetensi Jadi Penentu

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:45 WIB

Empat Pimpinan DPRD Tulungagung Dipanggil KPK, Penelusuran Dugaan Pemerasan Gatut Sunu Masuki Babak Baru

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:39 WIB

Dugaan Pengadaan LKS di MIN 1 Trenggalek Kian Menggantung, Keterangan Sekolah dan Komite Berbeda, DPRD Minta Audit Menyeluruh

Senin, 13 Juli 2026 - 06:54 WIB

Anggota DPRD Tulungagung Sutomo Mengundurkan Diri, Proses PAW Menuju Penggantian oleh Peraih Suara Terbanyak Kedua

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:26 WIB

Segenap keluarga besar Media Oposisi News 86 Provinsi Jawa Timur serta seluruh mitra kerja mengucapkan:

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:09 WIB

Warga Desa Ketanon Terima Bantuan Sembako Dengan Tertib 

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:05 WIB

Akhirnya Setelah 1,5 Tahun Rusak,Jembatan Junjung Tulungagung Segera Di Perbaiki.

Berita Terbaru