Pulihkan Ekonomi Pascabencana, 90 Insan Kreatif Gayo Lues Ikuti Skill Up Lab

REDAKSI

- Redaksi

Senin, 21 September 2026 - 11:22 WIB

5046 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues|Oposisi News 86 — Upaya membangkitkan kembali ekonomi masyarakat pascabencana banjir bandang dan tanah longsor akhir November 2025 lalu, terus dilakukan di Kabupaten Gayo Lues, Aceh.

Salah satunya melalui kegiatan AdCamp Skill Up Lab “Ekraf Peduli, Pulih Bersama, Bangkit Berdaya” yang digelar Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, bertempat di Bale Pendopo Bupati setempat, dengan melibatkan 90 insan kreatif terpilih di Kabupaten Gayo Lues, Senin 21 Septber 2026.

Kegiatan yang direncanakan berlangsung selama dua hari itu, menjadi ruang peningkatan kapasitas bagi pelaku ekonomi kreatif, agar mampu memanfaatkan teknologi, memperkuat pemasaran, sekaligus mengembangkan produk lokal, agar memiliki jangkauan pasar yang lebih luas.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Periklanan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, Andi Ruswar, mengatakan, Gayo Lues memiliki potensi ekonomi kreatif yang kuat, terutama dari sektor kopi yang telah dikenal hingga pasar internasional.

Menurutnya, pelatihan yang diberikan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat diterapkan oleh para peserta untuk menghidupkan kembali usaha yang sempat terhenti akibat bencana.

“Gayo Lues terkenal dengan kopinya. Nantinya juga akan digelar pelatihan barista. Semoga pelatihan ini menjadi benchmark bagi kabupaten lain,” ujar Andi.

Ia berharap 90 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut, dapat memanfaatkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh, untuk mengembangkan usaha kreatif sekaligus mendukung pemulihan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Hujan Ekstrem Mengintai hingga Akhir Tahun, Warga Aceh Utara Diminta Waspada

“Ekonomi kreatif merupakan mata ekonomi baru yang harus terus dikembangkan,” katanya.

Sementara itu, Bupati Gayo Lues Suhaidi, S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kehadiran rombongan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif di Gayo Lues.

Suhaidi menegaskan, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan secara positif, terutama untuk mempromosikan berbagai produk lokal Gayo Lues, agar semakin dikenal masyarakat luas.

“Para peserta kami harapkan mengikuti kegiatan ini dengan serius. Ini kegiatan mahal,” tegas Suhaidi.

Bupati juga berjanji, akan memantau perkembangan para peserta setelah mengikuti pelatihan. Bahkan, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues berencana menggelar kegiatan serupa, dengan dukungan anggaran melalui APBK/APBD pada masa mendatang.

Menurut Suhaidi, langkah tersebut penting agar peningkatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif tidak berhenti setelah pelatihan selesai, tetapi berlanjut menjadi kegiatan produktif yang memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Suhaidi juga mengajak para konten kreator, untuk ikut memperkenalkan berbagai potensi Gayo Lues melalui platform digital, termasuk kopi Gayo yang telah memiliki nama di pasar dunia.

Selain kopi, Gayo Lues memiliki kekayaan budaya dan produk lokal yang menjadi bagian dari identitas daerah. Kabupaten ini juga dikenal sebagai wilayah penyangga Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) serta memiliki warisan budaya Tari Saman.

Baca Juga :  Gayo Lues Catat Prestasi Nasional, LAN Tetapkan Indeks Kualitas Kebijakan 2025 dengan Predikat "Sangat Baik"

Wakil Ketua DPRK Gayo Lues, Fahmi Sahab, S.Pd., turut menyampaikan dukungan terhadap pengembangan ekonomi kreatif di daerah tersebut.

Menurut Fahmi, komitmen pemerintah daerah dalam mengembangkan ekonomi kreatif perlu terus diperkuat, mengingat Gayo Lues memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi, pungkasnya.

Program peningkatan kapasitas ini juga menjadi bagian dari upaya pemulihan ekonomi masyarakat, setelah bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Gayo Lues pada akhir November 2025 lalu.

Bencana tersebut menimbulkan dampak besar terhadap masyarakat, dan aktivitas perekonomian daerah. Pemerintah daerah sebelumnya memperkirakan total kerugian dan kerusakan mencapai sekitar Rp7,6 triliun.

Melalui AdCamp Skill Up Lab, para pelaku ekonomi kreatif diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mampu mengubah potensi lokal menjadi produk dan konten yang memiliki nilai tambah.

Semangat yang dibawa pun sejalan dengan tema kegiatan: pulih bersama, bangkit berdaya.

Dengan dukungan pemerintah, kementerian, pelaku usaha, dan insan kreatif, potensi kopi, budaya, pertanian, serta berbagai produk lokal Gayo Lues, diharapkan semakin mampu menembus pasar yang lebih luas. (Dosaino)

Berita Terkait

Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Palok, Tiga Rumah Rusak dan Pohon Tumbang Ganggu Listrik
Jamaluddin Idham Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Salurkan Mesin Penggiling Bakso Untuk Masyarakat Abdy
Hasil Visum RSU MAK Perkuat Kesimpulan Polisi soal Kematian RD
Empat Hari di Pegunungan Pining, Polisi Musnahkan 53 Ribu Batang Ganja dan 180 Kg Ganja Kering
Disdukcapil Aceh Utara Perluas IKD, 600 Babinsa Jadi Sasaran Layanan
STOP PERS UNTUK SAUDARA KHAIRUL MIZA
Hujan Ekstrem Mengintai hingga Akhir Tahun, Warga Aceh Utara Diminta Waspada
Pemprov Aceh Ingatkan Bupati dan Wali Kota Siaga, Curah Hujan Oktober–Desember 2026 Diprediksi Meningkat

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 21:00 WIB

Cegah Gangguan Sejak Dini, Patroli Rutin TNI Disambut Positif Masyarakat

Rabu, 23 September 2026 - 20:42 WIB

‎Koramil 1607-03/Ropang Dukung Pengawasan Hutan dan Penanganan Dugaan Illegal Logging

Rabu, 23 September 2026 - 20:36 WIB

HUT ke-81 TNI, Semangat Gotong Royong Warnai Penanaman Mangrove di Labuhan Jambu

Rabu, 23 September 2026 - 20:28 WIB

Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan dan Bela Negara, Kasdim Sumbawa Hadiri Program KKRI

Rabu, 23 September 2026 - 20:02 WIB

‎Dukung Pelestarian Lingkungan, Kodim Sumbawa Tanam 1.500 Mangrove di Empat Lokasi

Rabu, 23 September 2026 - 19:54 WIB

Menanam Hari Ini, Menjaga Generasi Esok: Koramil Alas Tanam 350 Mangrove

Rabu, 23 September 2026 - 19:42 WIB

‎Danramil Moyo Hilir Teguhkan Komitmen TNI Hadir di Tengah Masyarakat melalui Bakti Persada 34

Rabu, 23 September 2026 - 19:40 WIB

10 Unit Motor Diduga Bodong Hendak Dibawa ke Calabai, Dua Truk Berakhir di Halaman Polsek KP3 Kayangan

Berita Terbaru